KABUPATEN TANGERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Pemerintah Kabupaten Tangerang menggelar Pra Musrenbang Stunting (Rembuk Stunting). Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Wakil Bupati Tangerang Intan Nurul Hikmah, Senin 29 April 2025.
Rembuk stunting kali ini mengangkat tema “Perkuat kolaborasi Cegah Stunting, untuk generasi Kabupaten Tangerang yang semakin gemilang”.
Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah mengatakan bahwa Rembuk Stunting ini sebagai forum untuk merancang rencana kerja bersama untuk penuntasan dan penurunan angka stunting di Kabupaten Tangerang.
Dimana, Pemkab Tangerang menguatkan komitmen dalam integrasi dan bersinambungan secara lintas sektor untuk menurunkan angka stunting yang signifikan.
“Jadi, kami menginginkan untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah dengan para pemangku kepentingan, termasuk unsur masyarakat untuk menurunkan angka stunting secara signifikan di wilayah Kabupaten Tangerang”terang Intan.
Dikatakan Intan, pengalaman pencegahan dan penurunan stunting di Kabupaten Tangerang sudah dimulai dari tahun 2018 hingga 2024.
Sehingga kata Intan, hal ini bisa dijadikan pengalaman berharga bagi pelaksanaan di tahun yang akan datang.
Sebab, adanya regulasi yang lebih jelas dan terarah diharapkan dapat menjadi acuan pelaksanaan aksi-aksi penurunan stunting di Kabupaten Tangerang
“Alhamdulillah, dengan adanya peraturan tersebut, akan menjadi dasar bagi perangkat daerah, kecamatan, kelurahan ataupun desa dan mitra pembangunan, untuk melaksanakan aksi konvergensi pencegahan dan percepatan penurunan stunting di Kabupaten Tangerang,”ungkap Intan.
Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Tangerang telah secara optimal dalam menurunkan prevelensi stunting sebesar 3, 95 persen dalam 5 tahun, dari 30,8 persen tahun 2018 menjadi 21,5 persen pada tahun 2023 silam. Selain itu Pemerintah Kabupaten Tangerang juga
Intan membeberkan, Pemkab Tangerang telah menetapkan Peraturan Bupati Tangerang nomor 123 tahun 2022 tentang percepatan penurunan stunting serta Keputusan Bupati nomor 400/Kep.1176-huk/2023 tentang Tim Gerakan Bersama Atasi Kemiskinan Ekstrim dan Cegah Stunting.
“Untuk itu, kita apresisasi upaya dan langkah yang telah dilakukan, dalam waktu dekat ini juga akan dilakukan, berbagai program dan langkah strategis seperti Gerebek Posyandu dan Pos gizi- DAHSAT,” imbuhnya
Selain itu, Intan menargetkan dalam lima tahun kedepan angka stunting di Kabupaten Tangerang mencapai 5 persen atau bahkan zero Stunting
“Kami sangat optimistis bahwa melalui kerja sama yang erat dan berkesinambungan, target ini dapat tercapai demi masa depan anak-anak yang lebih sehat dan berkualitas,” tutupnya.
Editor: Bayu Mulyana











