PANDEGLANG,RADARBANTEN.CO.ID–Pondok Pesantren Ibad Ar Rahman Islamic Boarding School, yang berada di Jalan Raya Batubantar-Cikoromoy, Desa Cimanuk, Kecamatan Cimanuk, Kabupaten Pandeglang, kembali menggelar Airfest 2025 sebagai bagian dari kegiatan tahunan yang menampilkan bakat dan kreativitas para santri.
Acara ini berlangsung dengan meriah, diisi dengan berbagai penampilan seni, lomba, dan pameran karya. Airfest 2025 diikuti oleh seluruh santri dari berbagai jenjang pendidikan.
Ketua Pelaksana Airfest 2025, Muhammad Andhiska, mengatakan bahwa acara ini merupakan edisi kedua setelah pertama kali digelar pada tahun 2023 oleh angkatan sebelumnya.
“Ini acara yang kedua, sebelumnya diadakan tahun 2023. Alhamdulillah tahun ini bisa terselenggara lagi,” kata Andiska kepada Radar Banten, Kamis 1 Mei 2025.
Andhiska menjelaskan, tema Airfest 2025, ‘Building a Generation to Reach Achievement for a Future’ diambil untuk mendorong santri dalam menggali potensi diri dan berperan aktif dalam kemajuan Indonesia di masa depan.
Sejumlah perlombaan digelar usai seremoni pembukaan, antara lain bulutangkis, mini soccer, futsal, dan tenis meja, yang dilaksanakan di area-area yang telah disediakan di lingkungan pesantren.
Tahun ini, Airfest juga memperkenalkan piala bergilir yang akan diberikan kepada sekolah dengan perolehan juara terbanyak. Piala tersebut merupakan simbol penghargaan dari Bupati Pandeglang.
“Airfest adalah agenda tahunan OSIS yang diharapkan dapat terus berlanjut dan menjadi ajang positif yang memberi warna bagi seluruh peserta,” terangnya.
Sementara, Ketua Yayasan Pondok Pesantren Ibad Ar Rahman Islamic Boarding School, KH. Ruspandi Kurni, menegaskan bahwa Airfest 2025 bukan sekadar ajang lomba, melainkan juga sebuah sarana untuk membentuk generasi muda yang berprestasi dan siap bersaing di masa depan.
“Harapannya, sesuai tema Airfest, kegiatan ini dapat menjadi langkah awal dalam mencetak generasi yang berprestasi dan dapat diandalkan ke depan,” kata KH. Ruspandi.
Lebih lanjut, peran penting Airfest sebagai ajang untuk mempererat silaturahmi antarsiswa dari berbagai sekolah di Banten.
“Pesertanya datang dari seluruh wilayah di Provinsi Banten. Jadi, ini bukan hanya soal menang-kalah, tetapi juga soal membangun ukhuwah dan sportivitas, tanpa melihat latar belakang, apakah dari pesantren, sekolah umum, atau madrasah,” jelasnya.
Menurut KH. Ruspandi, semua peserta adalah bagian dari generasi Indonesia masa depan yang perlu diberi ruang untuk berkembang bersama.
Airfest 2025 yang digelar untuk kedua kalinya ini menghadirkan sejumlah perlombaan yang terbagi dalam beberapa kategori, mulai dari futsal khusus putra, lomba sains, serta lomba keagamaan seperti tahfidz, adzan, dan kaligrafi.
“Alhamdulillah, ketiga kategori ini dapat diperlombakan dalam Airfest tahun ini,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya keseimbangan antara pendidikan agama dan pengetahuan umum di lingkungan pesantren. Hal ini sejalan dengan visi misi Pondok Pesantren Ibad Ar Rahman.
“Kita melihat banyak orang pintar, namun jika mereka tidak dilengkapi dengan nilai-nilai keagamaan, hal itu bisa merusak. Sebaliknya, jika hanya kuat dalam hafalan tapi lemah dalam ilmu pengetahuan, mereka bisa dimanfaatkan oleh pihak-pihak yang lebih paham teknologi,” ungkapnya.
KH. Ruspandi menambahkan bahwa tantangan zaman saat ini menuntut generasi muda untuk menjadi cerdas secara intelektual sekaligus kuat secara spiritual.
Reporter: Moch Madani Prasetia
Editor: AGung S Pambudi











