LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID – Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakkeswan) Lebak intens menyosialisasikan bahaya rabies kepada masyarakat.
Disnakkeswan Lebak menyasar warga Kecamatan Maja dan Rangkasbitung agar paham cara penanganan apabila masyarakar tergigit hewan penular rabies (HPR), melalui kegiatan Komunikasi, Informasi dan Edukasi (KIE) rabies.
“Kegiatan KIE rabies bertujuan mengedukasi
masyarakat tentang bahaya rabies dan langkah penanganan apabila masyarakat tergigit hewan penular rabies. Kegiatan KIE rabies dilakukan melalui komunikasi dua arah dengan bantuan poster, lembar balik Rlrabies, dan buku pengetahuan zoonosis,” kata Kepala Disnakkeswan Lebak Rahmat Yuniar, Jumat 2 Mei 2025.
Diharapkan kegiatan tersebut, kata dia dapat meningkatkan pemahaman masyarakat tentang bahaya rabies sekaligus sebagai sarana untuk membangun jejaring surveilans untuk mendukung program Banten Bebas
Rabies.
Menurutnya, rabies atau penyakit anjing gila adalah penyakit infeksi akut pada sistem saraf mamalia (termasuk manusia) yang disebabkan oleh virus rabies. Penyakit ini sangat mematikan dan bersifat zoonotik atau menular dari hewan ke manusia.
“Ya, walau tahun lalu kita tak menemukan kasus rabies terhadap peliharaan itu kami tetap akan melaksanakan vaksin rabies,” ujarnya.
Dia mengatakan, tahun ini ratusan HPR menjadi target vaksinasi rabies. Tujuan vaksinasi untuk mencegah hewan-hewan tersebut dari penyakit rabies.
“Ya, tahun ini kita targetkan 100 HPR seperti kucing maupun anjing peliharaan milik warga di vaksin rabies,” katanya.
Kabid Keswan Disnakkeswan Lebak Hanik, menambahkan, penularan rabies terjadi akibat partikel virus yang berada dalam air liur hewan terinfeksi berhasil masuk ke dalam tubuh manusia atau hewan peka, misalnya melalui gigitan.
Dia mengatakan, rabies atau penyakit anjing gila adalah penyakit infeksi akut pada sistem saraf mamalia (termasuk manusia) yang disebabkan oleh virus rabies. Penyakit ini sangat mematikan dan bersifat zoonotik atau menular dari hewan ke manusia. Penularan terjadi akibat partikel virus yang berada dalam air liur hewan terinfeksi berhasil masuk ke dalam tubuh manusia atau hewan peka, misalnya melalui gigitan.
“Hewan yang menularkan rabies di antaranya anjing, kucing, kera, rakun, dan kelelawar. Lebih dari 99 persen kematian manusia akibat rabies disebabkan oleh gigitan anjing,” kata mantan Kepala Dinas Pertanian Lebak ini.
Meskipun sifatnya sangat mematikan, rabies bisa dicegah dengan pemberian vaksinasi. “Penyuntikan vaksin rabies pada hewan
merupakan kunci untuk memberantas penyakit ini,” ujarnya.
Editor: Abdul Rozak











