CILEGON, RADARBANTEN.CO.ID – Pada peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-100 Al-Khairiyah, Ketua Umum PB Al-Khairiyah Ali Mujahidin menyampaikan sambutannya yang penuh syukur dan harapan.
Acara yang digelar di Gedung Serba Guna (GSG) Al-Khairiyah, Senin (5/5), dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat, alumni, serta guru-guru dari berbagai jenjang pendidikan.
“Meski kita selalu merasa bersyukur, kita terus berkhidmat, terus dibimbing untuk istiqamah dalam menegakkan prinsip-prinsip agama, mencerdaskan umat, serta menjaga dan mendidik generasi dengan akhlak yang mulia,” ujar Ali Mujahidin di hadapan peserta yang hadir.
Dalam kesempatan tersebut, Ali mengingatkan bahwa Al-Khairiyah telah konsisten dalam menyebarkan ilmu pengetahuan, mengamalkan amal kebajikan, serta mempersiapkan generasi masa depan untuk menghadapi tantangan peradaban.
“Kami bersyukur atas segala dukungan yang diberikan oleh warga Al-Khairiyah, guru-guru, alumni, dan seluruh elemen yang senantiasa mendoakan kemajuan Al-Khairiyah,” lanjutnya.
Ali Mujahidin juga menyampaikan rasa terima kasihnya kepada para pemimpin bangsa, termasuk pemerintah yang selama ini memberikan dukungan penuh terhadap Al-Khairiyah dalam mengemban amanat organisasi dan umat.
Mengungkapkan sejarah singkat Al-Khairiyah, Ali Mujahidin menuturkan bahwa lembaga ini lahir pada tahun 1916 dengan nama awal Nadatul Subadul Muslimin, yang kemudian berkembang menjadi pondok pesantren dan akhirnya dikenal sebagai Al-Khairiyah.
“Sejak sebelum kemerdekaan, Al-Khairiyah sudah berkontribusi dalam dunia pendidikan. Kami berdiri sejajar dengan Muhammadiyah yang didirikan pada 1912 dan Nahdlatul Ulama yang lahir pada 1926,” katanya.
Menurutnya, meski setiap organisasi memiliki karakter dan segmennya masing-masing, Al-Khairiyah tetap konsisten dalam menjalankan amanah untuk mencerdaskan umat serta berperan aktif dalam pembangunan sosial, pendidikan, dan keagamaan.
Editor : Aas Arbi











