SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Denpom III/4 Serang menggelar rekonstruksi kasus pengeroyokan yang menyebabkan Fahrul Abdillah (28) tewas pada Rabu 14 Mei 2025. Rekonstruksi ini digelar di halaman Masjid Agung Ats-Tsauroh Kota Serang.
Pantauan di lokasi, empat orang tersangka turut dihadirkan. Mereka yakni oknum prajurit TNI AD dari Korem 064 Maulana Yusuf, Pratu FS (29) dan Pratu MI (28). Kemudian, dua warga sipil asal Kota Serang berinisial MS (23) dan JH (33).
Prosesi rekonstruksi ini berlangsung sekira pukul 10.55 WIB. Dalam rekonstruksi itu, keempat tersangka turut dikawal personel polisi militer dari Denpom III/4 Serang dan Satreskrim Polresta Serang Kota.
Awal rekonstruksi dimulai ketika keempat tersangka bertemu dan menikmati malam di sebuah tempat hiburan malam di Kota Serang. Kemudian, mereka mengendarai mobil dan bertemu dengan pengendara mobil lain di jalan.
Selanjutnya, terjadi konflik yang dipicu masalah klakson. Keempat pelaku yang saat itu dalam pengaruh minuman keras mengejar pengendara mobil tersebut dan terjadi keributan di depan Kantor Bank Banten di dekat Alun-alun Kota Serang.
Di lokasi tersebut, korban malah menjadi sasaran keempat pelaku. Tergambar dalam rekonstruksi, para pelaku memukul bagian kepala korban dengan menggunakan tangan kosong. Kemudian, ada pelaku lainnya dari oknum TNI AD menghantamkan botol ke bagian kepala korban.
Peristiwa penganiayaan yang terjadi pada Selasa 15 April 2025 sekira pukul 02.30 WIB itu membuat korban mengalami luka pada bagian kepala dan meninggal dunia pada Jumat 18 April 2025.
Komandan Denpom III/4 Serang Mayor CPM Dadang Dwi Saputro yang ditemui di lokasi enggan berkomentar terkait rekonstruksi itu. Namun, dia memastikan perkara tersebut akan dilakukan dengan secepatnya. “Ini prosesnya sudah cepat,” tuturnya singkat.
Editor: Mastur Huda











