CILEGON, RADARBANTEN.CO.ID – Wali Kota Cilegon Robinsar, menjalin komunikasi intensif dengan jajaran legislatif pusat. Terbaru, ia bersilaturahmi dengan Anggota DPR RI Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dari Daerah Pemilihan (Dapil) Banten II, Jazuli Juwaini. Pertemuan itu berlangsung dalam suasana informal dan penuh keakraban.
Usai menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun ke-75 Ikatan Guru Taman Kanak-kanak Indonesia (IGTKI) di Gedung Serbaguna Al-Khairiyah, Senin 26 Mei 2025, Robinsar menyampaikan pentingnya membangun jejaring dengan seluruh unsur wakil rakyat di pusat demi kemajuan Kota Cilegon.
“Ya bareng-bareng lah, jadi kalau sekarang saya sampaikan, kami sudah tidak ada kotak-kotak, kami juga mau merangkul semuanya, menjembatani semuanya,” ujar Robinsar kepada Radar Banten.
Robinsar menegaskan, silaturahmi dengan Jazuli bukan bagian dari kepentingan politik praktis, melainkan upaya membangun sinergi antara pemerintah daerah dengan legislator pusat.
“Oh enggak, itu silaturahmi. Saya pertama ke PKS, ke DPR RI itu silaturahmi, karena mohon maaf, kita tidak bisa melewati itu. Kan beliau adalah anggota DPR RI dari dapil kita, Cilegon, Kota Serang, dan Kabupaten Serang,” terangnya.
Dalam pertemuan tersebut, Robinsar juga menyampaikan harapannya agar Jazuli dapat menjadi jembatan untuk mengakses program-program pemerintah pusat seperti Dana Alokasi Khusus (DAK), Dana Alokasi Umum (DAU), dan program strategis nasional lainnya.
“Kami berharap juga ada support dan bantuan dari beliau untuk bisa menjembatani ketika kami ada butuh bantuan ke pusat,” katanya.
Namun demikian, Robinsar menekankan bahwa komunikasi dan kerja sama tidak hanya dibangun dengan Jazuli saja, tetapi akan diperluas kepada seluruh anggota DPR RI yang berasal dari Dapil Banten II.
“Enggak hanya Pak Jazuli. Semua dewan di DPR RI dapil Cilegon, kita akan silaturahmi ini untuk bisa bersama-sama bersinergi,” ucapnya.
Lebih lanjut, Robinsar juga menyampaikan pesan yang disampaikan Jazuli dalam pertemuan tersebut kepada kader PKS Cilegon, yakni mendukung kebijakan pemerintah daerah yang dinilai baik, sekaligus tetap menjalankan fungsi kontrol secara konstruktif.
“Intinya, Pak Jazuli pun kemarin beliau berpesan kepada teman-teman PKS Cilegon untuk mendukung apa yang menjadi kebijakan yang baik. Tapi juga tidak mengurangi peran sebagai sarana monitoring. Kalau memang kurang baik, sampaikan. Kalau baik, didukung,” jelasnya.
Editor: Mastur Huda











