PANDEGLANG,RADARBANTEN.CO.ID-Bencana banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Pandeglang mulai surut pada hari Selasa, 27 Mei 2025 sekira pukul 14.00 WIB. Banjir mulai surut di siang hari karena kondisi cuaca di siang hari mulai cerah panas alias tidak turun hujan deras.
Berdasarkan data BPBD Kabupaten Pandeglang, sebelumnya banjir melanda 10 kecamatan, kemudian pada hari Senin, 26 Maret tersisa tujuh kecamatan. Ketujuh kecamatan terendam banjir yaitu Kecamatan Munjul, Sobang, Sukaresmi, Pagelaran, Kecamatan Patia, dan Kecamatan Angsana.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Pandeglang Riza Ahmad Kurniawan mengungkapkan, update kondisi bencana banjir hari ini, selasa 27 Mei 2025 sudah surut.
“Pada tanggal 26 kemarin ada 7 kecamatan yang terendam banjir, nah untuk hari ini dari 7 kecamatan sudah surut, tiga kecamatan berangsur surut. Yaitu Sobang, kemudian sebagian Pagelaran surut, nah sekarang kita tangani serius ini Patia,” katanya kepada RADARBANTEN.CO.ID, Selasa, 27 Mei 2025.
Riza menjelaskan, bencana banjir di Patia belum surut karena hilirnya dari semua aliran sungai. Jadi saat ini Tim Reaksi Cepat lagi konsentrasi di Patia, khususnya Desa Idaman, memang ada sedikit kenaikan.
“Jumlah rumah terdampak sementara 1792 KK. Alhamdulillah tidak ada pengungsi mereka masih bertahan di rumah masih bisa melaksanakan aktivitas tapi sipatnya terbatas,” katanya.
Secara umum kejadian banjir di Pandeglang ini karena luapan sungai yang tidak bisa menampung debit air.
“Lalu curah hujan juga agak ekstrim dalam seminggu ini. Akibatnya luapan sungai itu naik menyebabkan bencana banjir,” katanya.
Reporter : Purnama Irawan
Editor: Agung S Pambudi











