SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Kepolisian Resor (Polres) Serang, Polda Banten, terus meningkatkan pelayanan publik dengan mengoptimalkan fungsi Call Center 110.
Layanan ini hadir sebagai garda terdepan respons cepat terhadap laporan dan pengaduan masyarakat terkait pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas).
Kapolres Serang, AKBP Condro Sasongko, menjelaskan bahwa Call Center 110 memegang peranan krusial dalam menyediakan respons sigap untuk berbagai situasi darurat yang mungkin dihadapi warga.
Ini mencakup insiden kejahatan, kecelakaan lalu lintas, kebakaran, atau keadaan darurat lain yang menuntut kehadiran aparat kepolisian.
“Layanan ini dirancang untuk memudahkan masyarakat melaporkan kejadian darurat dan memperoleh bantuan segera,” ujar AKBP Condro Sasongko pada Senin, 16 Juni 2025.
Guna memastikan optimalisasi layanan ini, Kapolres menambahkan bahwa ruang Call Center 110 akan diperkuat dengan penempatan personel gabungan dari Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim), Satuan Lalu Lintas (Satlantas), Satuan Intelijen Keamanan (Satintelkam), Urusan Teknologi Informasi Kepolisian (Tipol), dan Bagian Operasi (Bagops).
Para operator Call Center 110 ini siap siaga selama 24 jam penuh untuk menerima setiap laporan.
“Silakan masyarakat melaporkan kejadian apa pun. Laporan Anda akan segera kami teruskan ke satuan fungsi terkait untuk penanganan cepat. Kecepatan dalam menindaklanjuti laporan adalah prioritas kami,” tegas alumnus Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 2005 tersebut.
Kapolres juga mengimbau masyarakat untuk menggunakan layanan Call Center 110 secara bijak. Hal ini bertujuan agar petugas dapat lebih fokus dalam memberikan bantuan kepada pihak-pihak yang benar-benar membutuhkan dan dalam kondisi darurat.
“Masyarakat juga diimbau untuk menggunakan layanan Call Center ini dengan bijak agar petugas dapat fokus memberikan bantuan kepada yang benar-benar membutuhkan,” tandasnya.
Selain optimalisasi Call Center 110, lanjut Condro, Polres Serang juga mengimbangi dengan program “Ngariung Iman Ngariung Aman”. Program ini merupakan kegiatan silaturahmi yang dilaksanakan di dua lokasi berbeda dalam sehari, sebagai upaya untuk berinteraksi langsung dengan masyarakat.
“Program ini sebagai ajang silaturahmi serta untuk mengetahui kondisi masyarakat yang sebenarnya serta menampung aspirasi untuk menyelesaikan permasalahan ketika pelaksanaan kegiatan berlangsung,” pungkasnya.
Editor: Aas Arbi











