slot bcaslot bonus new memberslot ovoslot server thailandslot pulsa tanpa potongankaka hokiempire88tuanpencetempire88raja botaknaga empirenaga empire
radarbanten.co.id
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
radarbanten.co.id
No Result
View All Result
Home Berita Utama

Dari Keraton ke Catwalk, Kebaya Janggan Kembali Bersinar

Krisna Widi by Krisna Widi
21-06-2025 09:15:32
in Berita Utama, Sosial Budaya
Dari Keraton ke Catwalk, Kebaya Janggan Kembali Bersinar

Mengenakan kebaya Janggan. Sumber Instagram @rommyandreas

Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

RADARBANTEN.CO.ID – Kebaya Janggan, busana tradisional khas Yogyakarta, lagi naik daun di dunia fashion. Desainnya yang anggun dan sarat makna, bikin kebaya ini bukan cuma soal gaya, tapi juga bentuk cinta sama budaya sendiri.

Jadi, kebaya Janggan ini adalah busana khas Jawa yang punya desain unik banget. Namanya sendiri diambil dari kata “janggan” yang artinya “leher” dalam bahasa Jawa—karena memang kerahnya tinggi jadi kelihatan elegan. Gaya kebaya ini terinspirasi dari surjan, pakaian adat laki-laki, tapi dikasih sentuhan feminim yang cantik banget.

Baca Juga :

Parade Ibu-ibu di Mall of Serang, Kebaya Menyapa Ruang Modern 

Bellerich Looks Luncurkan Koleksi Selambut Blooming Ramadhan di Britania Ramadhan Fest 2.0

Ingin Usaha Butik? Berikut Beberapa Langkah untuk Memulainya

Dorong UMKM Naik Kelas, BRI Jalin Kolaborasi dengan SOGO

Biasanya sih kebaya janggan warnanya hitam polos atau bermotif kembang batu. Warna hitam ini punya filosofi dalam: lambang ketegasan, kesederhanaan, dan kedalaman jiwa—khususnya perempuan-perempuan keraton. Bisa dibilang, kebaya ini jadi simbol kecantikan dan kesucian perempuan Jawa dalam menjaga tradisi dan martabat.

Kalau ditarik ke belakang, kebaya janggan ini pertama kali dipakai sama Ratna Ningsih, istri Pangeran Diponegoro, sekitar akhir tahun 1830-an. Beliau dikenal sebagai perempuan pemberani—bahkan sempat menyelundupkan senjata kecil di balik kebayanya buat melawan Belanda! Desain kebaya ini juga katanya terinspirasi dari seragam militer Eropa, tapi tetap dikasih ciri khas Jawa kayak kerah tinggi dan kancing yang nyamping.

Ngomongin soal kancing, ternyata jumlah dan letaknya juga punya makna loh. Misalnya, kancing di leher melambangkan Rukun Iman yang ada 6, dua kancing di dada dan tiga di bagian dalam mewakili Rukun Islam, dan total 21 kancing itu melambangkan kesempurnaan spiritual. Keren, ya?

Sekarang, kebaya janggan nggak cuma dipakai buat acara adat, tapi juga makin sering muncul di acara formal atau pesta. Para desainer muda kreatif banget bikin versi modernnya. Misalnya di Jogja Fashion Trend 2024, Yunie Chan tampilkan kebaya janggan merah marun yang mewah, sedangkan Kukuh Hariyawan mainin nuansa putih yang elegan. Semua tetap menjaga sentuhan klasik tapi dengan gaya kekinian.

Di dunia hiburan pun kebaya janggan ikut bersinar. Dalam serial Gadis Kretek, karakter Dasiyah yang diperankan Dian Sastro tampil menawan dengan kebaya janggan hitam. Bukan cuma bikin penonton terkesima, tapi juga makin ngenalin busana ini ke masyarakat luas.

Kenapa sih kebaya janggan makin digemari? Jawabannya simpel: desainnya anggun, maknanya dalam, dan bisa banget disesuaikan sama tren fashion zaman sekarang. Bisa dipakai ke kondangan, acara resmi, bahkan buat photoshoot.

Kalau kamu pengen tampil maksimal pakai kebaya janggan, coba padukan dengan kain batik atau lurik, tambah aksesoris etnik, dan riasan yang natural tapi berkelas. Dijamin jadi pusat perhatian deh!

Intinya, kebaya janggan adalah wujud harmonisasi antara tradisi dan modernitas. Bukan cuma soal tampil kece, tapi juga bentuk penghormatan kita terhadap sejarah dan budaya Indonesia yang kaya banget.

Editor: Mastur Huda

Tags: fashionfesyengadis kretekkebayaKebaya JangganTradisional
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Perumahan Subsidi Dekat Kantor Gubernur Banten, Cek di Sini Datanya

Next Post

Liburan Akhir Pekan Saat Musim Hujan? Bisa Banget, Asal Pinter Pilih Tempat

Related Posts

Parade Ibu-ibu di Mall of Serang, Kebaya Menyapa Ruang Modern 
Kota Serang

Parade Ibu-ibu di Mall of Serang, Kebaya Menyapa Ruang Modern 

by Yusuf Permana
Minggu, 12 April 2026 09:14

Ibu-ibu berpakaian kebaya berjalan di Mall of Serang, Sabtu, 11 April 2026. (Foto: Biro Adpim Setda Banten)

Read moreDetails

Bellerich Looks Luncurkan Koleksi Selambut Blooming Ramadhan di Britania Ramadhan Fest 2.0

Ingin Usaha Butik? Berikut Beberapa Langkah untuk Memulainya

Dorong UMKM Naik Kelas, BRI Jalin Kolaborasi dengan SOGO

Cendil: Comfort Food Old School yang Masih Bikin Nagih

10 Tren Sepatu Tahun 2025, Perpaduan Gaya, Teknologi, dan Keberlanjutan

Ber-Modest Fesyen saat Berlebaran Ala Ririn Ekawati

Exit Keluarkan Busana Perempuan dan Anak Desain Ria Ricis

Pelaku Seni Minta Bupati Pandeglang yang Baru Terbitkan Perbup Kebudayaan

Lestarikan Budaya Banten, Puluhan Siswa PKBM Serbu Sanggar Seni di Pandeglang

Next Post
Liburan Akhir Pekan Saat Musim Hujan? Bisa Banget, Asal Pinter Pilih Tempat

Liburan Akhir Pekan Saat Musim Hujan? Bisa Banget, Asal Pinter Pilih Tempat

Anggota DPRD Tangsel Kritik Distribusi MBG Berbahan Mentah, Ini Bukan Program Sembako

Anggota DPRD Tangsel Kritik Distribusi MBG Berbahan Mentah, Ini Bukan Program Sembako

Tiga Warga Tewas Ditabrak Truk Tronton di Kabupaten Serang

Tiga Warga Tewas Ditabrak Truk Tronton di Kabupaten Serang

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

94.607 Warga Banten Penderita Diabetes, Usia Produktif jadi Penyumbang Terbesar

94.607 Warga Banten Penderita Diabetes, Usia Produktif jadi Penyumbang Terbesar

Senin, 15 Juni 2026 09:49
Pemkab Lebak Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Pemkab Lebak Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Senin, 15 Juni 2026 09:37
10 SPPG di Lebak Tidak Beroperasi, Penyaluran Menu MBG Dihentikan Sementara

10 SPPG di Lebak Tidak Beroperasi, Penyaluran Menu MBG Dihentikan Sementara

Senin, 15 Juni 2026 09:06
Dua Pencuri Kambing di Binuang Ditangkap Warga, Sempat Kabur Pake Motor

Dua Pencuri Kambing di Binuang Ditangkap Warga, Sempat Kabur Pake Motor

Senin, 15 Juni 2026 08:52
Kabur Usai Tewaskan Tokoh Pramuka, Polresta Tangerang Tahan Sopir Truk Fuso

Kabur Usai Tewaskan Tokoh Pramuka, Polresta Tangerang Tahan Sopir Truk Fuso

Senin, 15 Juni 2026 08:33
Pemkab Serang Pasang Internet Gratis di 40 Titik

Pemkab Serang Pasang Internet Gratis di 40 Titik

Senin, 15 Juni 2026 08:24
94.607 Warga Banten Penderita Diabetes, Usia Produktif jadi Penyumbang Terbesar

94.607 Warga Banten Penderita Diabetes, Usia Produktif jadi Penyumbang Terbesar

Senin, 15 Juni 2026 09:49
Pemkab Lebak Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Pemkab Lebak Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Senin, 15 Juni 2026 09:37
10 SPPG di Lebak Tidak Beroperasi, Penyaluran Menu MBG Dihentikan Sementara

10 SPPG di Lebak Tidak Beroperasi, Penyaluran Menu MBG Dihentikan Sementara

Senin, 15 Juni 2026 09:06
Dua Pencuri Kambing di Binuang Ditangkap Warga, Sempat Kabur Pake Motor

Dua Pencuri Kambing di Binuang Ditangkap Warga, Sempat Kabur Pake Motor

Senin, 15 Juni 2026 08:52
Kabur Usai Tewaskan Tokoh Pramuka, Polresta Tangerang Tahan Sopir Truk Fuso

Kabur Usai Tewaskan Tokoh Pramuka, Polresta Tangerang Tahan Sopir Truk Fuso

Senin, 15 Juni 2026 08:33
Pemkab Serang Pasang Internet Gratis di 40 Titik

Pemkab Serang Pasang Internet Gratis di 40 Titik

Senin, 15 Juni 2026 08:24

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

94.607 Warga Banten Penderita Diabetes, Usia Produktif jadi Penyumbang Terbesar

94.607 Warga Banten Penderita Diabetes, Usia Produktif jadi Penyumbang Terbesar

by Yusuf Permana
Senin, 15 Juni 2026 09:49

Ilustrasi penderita diabetes menjalani perawatan. (Foto: iStock)

Pemkab Lebak Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Pemkab Lebak Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

by Nurabidin
Senin, 15 Juni 2026 09:37

Asda II Setda Lebak, Rahmat.

Copyright@2021


istanbul escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
esenyurt escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
marmaris escort
izmit escort
bodrum escort
antalya escort
antalya escort bayan

Radar Banten, All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2021 radarbanten.co.id.

empire88empire88raja botak