PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Para pelaku seni dan budaya di Kabupaten Pandeglang meminta kepada Bupati dan Wakil Bupati Pandeglang terpilih, Dewi-Iing, untuk bisa segera menerbitkan Peraturan Bupati (Perbup) tentang pemajuan kebudayaan.
“Harapan kami kepada Bupati dan Wakil Bupati Pandeglang terpilih adalah melanjutkan perjuangan kami yang telah mendorong terbentuknya Perda tentang kebudayaan,” ungkap seniman Pandeglang Rohendi, Minggu 23 Februari 2025.
Menurutnya, dengan adanya Perda yang sudah ditetapkan, langkah selanjutnya adalah menerbitkan Perbup sebagai aturan teknis pelaksanaannya.
“Supaya Pandeglang sebagai daerah wisata dan religi memiliki atraksi budaya yang menarik. Harapannya, regulasi ini bisa segera dibuat,” jelasnya.
Ia menyoroti minimnya perkembangan seni budaya di daerah Pandeglang dibandingkan dengan daerah lain, seperti Jawa Barat. Menurutnya, ada banyak faktor yang menyebabkan seni budaya di Pandeglang kurang berkembang.
“Kalau kita lihat, di masa Kesultanan Banten dulu, seni budaya memang kurang begitu eksis dibandingkan Jawa Barat, khususnya di Pakuan. Ditambah lagi, pasar seni di sini belum terbentuk. Hotel-hotel di Pandeglang juga belum membutuhkan pertunjukan seni karena biaya yang dikeluarkan belum ideal,” ujarnya.
Ia menjelaskan, tingkat hunian hotel di Pandeglang jauh berbeda dibandingkan daerah wisata lain di Jawa Barat, seperti Bandung atau Pangandaran. Hal itu membuat sektor perhotelan belum bisa menjadi pasar bagi seni pertunjukan di daerah.
“Kalau hotel belum bisa menampilkan pertunjukan seni, maka solusinya adalah memperbanyak event yang bisa menarik banyak orang. Dari situ, berbagai aspek bisa tumbuh, baik ekonomi maupun seni dan budaya,” jelasnya.
Ia mencontohkan Banyuwangi yang dulunya bukan destinasi wisata utama, namun setelah pemerintah daerah gencar mengadakan event, sektor pariwisata berkembang pesat.
“Kita bisa lihat Banyuwangi yang dulu tidak terlalu dikenal, tapi setelah event budaya digenjot, sekarang ramai. Contoh lebih dekat ada Purwakarta, di mana Kang Dedi Mulyadi membuat event budaya hampir di setiap desa. Hasilnya, wisatawan berdatangan,” tegasnya.
Ia melanjutkan, sebetulnya kemajuan seni budaya di Kabupaten Pandeglang bisa terwujud jika semua pihak memiliki semangat untuk membangun dan mendukung bersama.
“Menurut saya, ini sangat mungkin diterapkan di Pandeglang. Kuncinya adalah kebersamaan dalam membangun,” lanjutnya.
Ia menambahkan, selain dukungan pemerintah, peran masyarakat juga sangat penting dalam pengembangan seni dan budaya.
“SDM masyarakat perlu diedukasi agar saling mendukung dalam setiap kegiatan. Karena kemajuan seni budaya bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tapi juga masyarakat,” tandasnya.
Editor: Abdul Rozak











