KOTA TANGSEL, RADARBANTEN.CO.ID – Pemberian menu Makan Bergizi Gratis (MBG) dalam bentuk bahan mentah menuai kritik tajam dari anggota DPRD Kota Tangsel, Ahmad Andi Wibowo.
Pasalnya, distribusi MBG di 18 sekolah di Ciputat Timur, Kota Tangsel diketahui menggunakan bahan mentah, bukan makanan siap santap sebagaimana mestinya.
“Masyarakat banyak mempertanyakan mengapa MBG didistribusikan dalam bentuk bahan mentah. Ini sangat disayangkan,” ujar Andi Wibowo, yang juga menjabat sebagai Anggota Komisi II DPRD Kota Tangsel dari Fraksi PKB, dihubungi Sabtu 21 Juni 2025
Ia menegaskan, MBG merupakan program prioritas nasional yang digagas Presiden Prabowo Subianto dan semestinya dijalankan dengan baik dan sesuai petunjuk teknis dari Badan Gizi Nasional (BGN).
“Saya yakin tidak ada juknis dari BGN yang memperbolehkan distribusi dalam bentuk mentah. MBG wajib matang, fresh, dan memenuhi standar kesehatan,” tegasnya.
Andi juga mengkritik keras kesan pembagian MBG seperti paket sembako. Menurutnya, pola seperti ini tidak sesuai esensi program MBG yang mengedepankan pemenuhan gizi instan bagi siswa.
Ia berharap kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang. Ia meminta seluruh stakeholder pendidikan dan kesehatan harus jeli dan bertanggung jawab, mulai dari pengamat, pegiat, hingga pelaksana program.
“Jangan sampai MBG yang seharusnya mendukung tumbuh kembang anak-anak, malah dilaksanakan asal-asalan,” tutupnya.
Andi menyatakan, program MBG digadang-gadang sebagai salah satu pilar menciptakan generasi Indonesia yang sehat dan cerdas. Oleh karena itu, pelaksanaannya dituntut transparan, tepat sasaran, dan sesuai standar kesehatan.
Editor: Mastur Huda











