PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Sambut Tahun Baru Islam 1 Muharam 1447 Hijriah, ribuan warga Desa Bandung, Kecamatan Banjar, Kabupaten Pandeglang, memadati jalanan dalam sebuah pawai obor yang spektakuler.
Mereka berjalan kaki sejauh lima kilometer, memulai perjalanan dari Kantor Desa Bandung dan berakhir di puncak Bukit Sinyonya, menciptakan pemandangan malam yang memukau.
Pawai obor ini, yang diikuti oleh lebih dari 1.500 warga, diselenggarakan oleh Pemerintah Desa Bandung sebagai bagian dari perayaan menyambut Tahun Baru Islam.
Kepala Desa Bandung, Wahyu Kusnadiharja, menjelaskan bahwa tujuan utama kegiatan ini adalah untuk menjalin silaturahmi.
“Untuk berkumpul bersama seluruh masyarakat Desa Bandung, yang dimulai dari halaman Kantor Desa menuju Bukit Sinyonya,” katanya kepada RADARBANTEN.CO.ID pada Jumat, 27 Juni 2025.
Wahyu juga mengungkapkan bahwa pawai obor ini merupakan bagian dari upaya melestarikan tradisi leluhur. Setiap kali menyambut Tahun Baru Islam, Desa Bandung selalu mengadakan pawai obor dengan berjalan kaki.
“Warga sangat antusias mengikuti pawai obor. Diperkirakan mencapai lebih dari 1.500 orang,” katanya, menunjukkan antusiasme masyarakat.
Wahyu menegaskan bahwa tradisi leluhur ini akan terus dilaksanakan setiap tahun. “Karena ini bukan hanya menjadi ajang silaturahmi tetapi juga mengingatkan akan sejarah penting. Tahun Baru Islam merupakan suatu hari yang penting bagi umat Islam karena untuk memperingati penghijrahan Nabi Muhammad SAW dari Kota Makkah ke Madinah pada tahun 622 Masehi,” paparnya, menekankan pentingnya memaknai peristiwa hijrah.
Editor: Aas Arbi











