SERANG,RADARBANTEN.CO.ID- Wakil Bupati Serang Muhammad Najib Hamas meminta agar anggaran untuk perbaikan ruang kelas rusak di tahun 2026 bisa dimaksimalkan.
Pasalnya, saat ini ada sebanyak 100 ruang kelas rusak berat serta ada 2.243 ruang kelas yang rusak sedang baik di tingkat SD maupun tingkat SMP.
Najib Hamas mengatakan, telah melakukan sampling dengan mendatangi sekolah-sekolah di Kabupaten Serang. Ia mengatakan, rata-rata lebih dari 50 persen gedung SD mengalami kerusakan baik sedang hingga berat.
“Memang untuk perbaikan ruang kelas kita mengedepankan melalui dana DAK pusat. Namun tahun ini karena efisiensi dari pusat jadi memang tahun ini sangat sedikit yang diperbaiki,” katanya, Kamis 3 Juli 2025.
Namun demikian, dirinya percaya di tahun 2026 nanti, kondisi fiskal akan lebih baik, sehingga besaran anggaran untuk perbaikan bisa kembali dimaksimalkan.
Di samping itu, pihaknya mengaku menyiapkan skema pembiayaan untuk pembangunan ruang kelas yang rusak menggunakan APBD Kabupaten Serang sehingga pembangunan bisa dimaksimalkan.
“Makanya saya harap mana yang paling prioritas, kita bangun melalui APBD. Kemudian bersamaan dengan bantuan dari pusat melalui DAK spesifik. Jadi kita lagi terus mengupayakan untuk memperbaiki ruang kelas minimal jangan sampai ada ruang kelas yang sama sekali tidak bisa dipakai. Karena begitu ada ruang kelas rusak berat, maka pasti terganggu keberlangsungan belajar anak didik,” ujarnya.
Najib mengatakan, perbaikan akan dilakukan secara bertahap dengan memprioritaskan ruang kelas yang memiliki kerusakan berat terlebih dahulu. “Di 2026 kita berupaya menyelesaikan ruang-ruang kelas yang rusak berat secara bertahap,” pungkasnya.
Reporter: Ahmad Rizal Ramdhani
Editor: Agung S Pambudi











