SERANG. RADARBANTEN.CO.ID – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten mengajukan penambahan lokasi Sekolah Rakyat, program dari Presiden Prabowo Subianto.
Sebelumnya Kementerian Sosial (Kemensos) RI bakal membangun dua Sekolah Rakyat di Banten, yakni di Kabupaten Lebak dan Kota Tangerang Selatan.
Hal itu diungkapkan oleh Wakil Gubernur Banten, Achmad Dimyati Natakusumah, usai melakukan penandatanganan Perjanjian Pinjam Pakai Sementara Barang Milik Daerah dan Barang Milik Universitas dalam Rangka Penyelenggaraan Sekolah Rakyat. Penandatanganan dilakukan di Gedung Aneka Bhakti, Kementerian Sosial RI, Jalan Salemba Raya Nomor 10, Jakarta, Kamis, 10 Juli 2025.
“Pemprov Banten dan pemerintah kabupaten/ kota sangat mendukung program Sekolah Rakyat. Program ini harus sukses dan didukung oleh segenap elemen,” kata Dimyati.
Pihaknya sudah mengusulkan untuk dibangun Sekolah Rakyat di Kabupaten Pandeglang, Kabupaten Tangerang, Kabupaten Serang, serta kota lain di Provinsi Banten.
“Mudah-mudahan ini bisa terwujud. Program ini sangat bagus sekali untuk membantu masyarakat kecil atau masyarakat miskin, rakyat Indonesia,” ungkapnya.
Sebelumnya, Menteri Sosial (Mensos) RI, Saifullah Yusuf, menegaskan bahwa Sekolah Rakyat untuk membantu siswa kurang mampu agar bisa mendapatkan pendidikan yang berkualitas.
Ia pun memaparkan, pada tahap pertama, Sekolah Rakyat berada pada 100 titik lokasi. Sebanyak 63 titik target operasional pada pertengahan Juli 2025 dengan 6.130 siswa dalam 256 rombongan belajar (rombel).
Sedangkan, 37 titik target operasional pada akhir Juli 2025 dengan 3.625 siswa dalam 139 rombel.
Total tahap pertama 9.755 siswa dalam 395 rombel di jenjang SD, SMP, dan SMA. Sedangkan, pada tahap kedua akan dibangun 202 Sekolah Rakyat. Sebanyak 51 titik lokasi Balai Latihan Kerja Kementerian Tenaga Kerja dan 45 titik dinyatakan layak.
“Mohon kepala daerah kawal rekrutmen siswa agar tepat sasaran,” pinta Saifullah Yusuf.
Editor: Agus Priwandono











