PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID– Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pandeglang mengungkapkan bahwa banyak peserta BPJS Kesehatan di wilayahnya yang tidak aktif, meski secara cakupan kepesertaan sudah memenuhi standar Universal Health Coverage (UHC).
Hal itu disampaikan Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinkes Pandeglang, Samsudin, pada Senin, 14 Juli 2025.
“Kita sudah UHC, tapi keaktifan peserta belum sampai 80 persen. Masih sekitar 70 persen, jadi masih jauh,” kata Samsudin.
Menurutnya, secara kuantitas memang sudah terpenuhi. Namun secara kualitas, banyak warga yang hanya mendaftar BPJS saat sedang sakit.
“Banyak warga bikin BPJS saat sakit. Setelah sembuh ya nggak bayar lagi. Jadi otomatis dinonaktifkan oleh pusat atau provinsi,” jelasnya.
Padahal, kata Samsudin, agar status kepesertaan tetap aktif, BPJS sebaiknya digunakan secara rutin, bukan hanya saat sakit parah.
“Nggak harus nunggu sakit. Bisa kontrol tensi atau cek kesehatan ringan ke puskesmas. Itu juga bentuk pencegahan,” imbuhnya.
Ia menambahkan, meskipun UHC secara administrasi sudah tercapai, namun secara fungsional masih butuh penambahan sekitar 80 ribu peserta aktif lagi.
Dinkes Pandeglang juga menghadapi tantangan besar dalam hal pembiayaan.
“Yang paling penting sekarang mengaktifkan kembali peserta yang sudah punya BPJS tapi tidak aktif,” katanya.
Samsudin menyebut, untuk mencapai target fungsional UHC, Pemkab Pandeglang perlu anggaran hingga Rp80 miliar.
Karena itu, pihaknya mengajak seluruh perangkat desa dan petugas puskesmas untuk proaktif mendata warga tidak mampu dan ibu hamil agar bisa masuk ke skema Bantuan Iuran (BPI).
“Kalau memang merasa tidak mampu, bisa daftar melalui kepala desa atau puskesmas. Nanti akan diajukan untuk dibiayai pemerintah daerah,” ucapnya.
Samsudin juga mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap kesehatan dan aktif memanfaatkan layanan BPJS, meskipun dalam kondisi sehat.
“Gunakan BPJS bukan cuma pas sakit. Kalau sehat juga penting kontrol rutin. Dan bagi yang belum punya, terutama ibu hamil dan keluarga kurang mampu, segera daftar supaya bisa langsung akses layanan saat dibutuhkan,” pungkasnya.
Editor: Merwanda











