PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Tembok penahan tanah (TPT) dan pagar SDN 3 Pandeglang ambruk akibat longsor. Peristiwa itu terjadi pada Rabu, 2 Juli 2025, tepat di sisi barat sekolah.
Akibatnya, dua ruang kelas terdampak langsung. Demi keselamatan siswa, pihak sekolah segera mengambil langkah cepat.
Salah satunya dengan mengatur ulang jadwal belajar. Kelas 2 SD kini dijadwalkan masuk siang hari, setelah kelas 1 selesai belajar.
“Untuk menghindari risiko, khusus kelas 2 kami jadwalkan masuk siang hari, setelah kelas 1 selesai belajar. Ini demi keselamatan siswa,” kata Kepala SDN 3 Pandeglang, Saefudin, saat ditemui, Senin, 14 Juli 2025.
Meski ruang kelas masih dalam kondisi layak, sekolah memilih mengosongkan sementara ruangan yang berada dekat lokasi longsoran.
“Pagar sementara sudah kami pasang untuk mengamankan area yang rawan,” lanjut Saefudin.
Ia menegaskan, penyesuaian jadwal ini bersifat sementara sambil menunggu proses perbaikan dari pemerintah.
Saefudin pun mengapresiasi langkah cepat Pemerintah Kabupaten Pandeglang, khususnya Bupati, yang langsung turun ke lokasi pasca-kejadian.
“Saya ucapkan terima kasih kepada Ibu Bupati. Saat ini masih dalam tahap penanggulangan. Rencana pembangunan permanen sudah diajukan dan sedang diproses oleh dinas terkait serta pemerintah pusat,” jelasnya.
Soal kepastian waktu perbaikan, pihak sekolah belum bisa memberikan jawaban pasti.
“Kami masih menunggu informasi teknis dari dinas,” pungkasnya.
Editor: Merwanda











