SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Suasana Sabtu pagi di Rumah Hutan Cidampit, Kampung Bojong, Kelurahan Sayar, Kecamatan Taktakan, Kota Serang, terasa lebih semarak dari biasanya. Kali ini, bukan hanya pengunjung harian, tetapi serombongan keluarga dari Serpong, Tangerang Selatan, datang khusus untuk menikmati suasana liburan yang berbeda.
Tawa riang anak-anak memecah keheningan hutan yang biasanya hanya diiringi kicauan burung. Mereka berlarian menjelajahi seluruh area Rumah Hutan Cidampit, mulai dari taman bermain, kebun durian, sawah, hingga taman teratai.
Para orang tua tampak menikmati hembusan angin sejuk dan udara segar khas hutan, jauh dari hiruk-pikuk dan polusi kota. Di tengah rindangnya pepohonan dan saung-saung kayu yang alami, mereka bercengkrama sambil menyeruput manis dan segarnya kelapa muda yang baru dipetik dari pohon.
Rumah Hutan Cidampit memang menyuguhkan pengalaman unik di tengah Kota Serang. Tempat ini dibangun oleh pengusaha Liem Oei Ping pada awal tahun 2000-an. Menariknya, warga bisa mengakses area ini secara gratis.
Dari total luas lahan sekitar 7 hektare, sekitar 6.000 meter persegi dimanfaatkan sebagai area wisata keluarga yang terbuka untuk publik. Sementara sisanya merupakan lahan hutan produktif yang ditanami durian, pohon keras, dan palawija.
Dengan pohon-pohon durian tua yang menjulang tinggi, suasana di tempat ini sangat teduh dan menenangkan. Pengelola menyediakan berbagai fasilitas seperti tempat duduk, ayunan, dan lapangan bulu tangkis. Bangunan-bangunan kayu yang menyatu dengan kontur perbukitan menambah kesan alami, menjadikannya oase bagi para pencari ketenangan.
Erik, pengunjung asal Gading Serpong, mengungkapkan rasa kagumnya. “Wah, enak banget, mantap, ini masih alami banget. Aksesnya juga tidak susah, anak-anak bisa naik ke sini tanpa merasa terlalu capek,” ujarnya, Sabtu, 19 Juli 2025. Ia pun berharap tempat ini lebih dikenal masyarakat melalui media sosial.
Senada, Lala, anggota rombongan lainnya, turut memberikan kesan positif. “Tempat ini enak banget. Memang harus ada ruang alam seperti ini untuk liburan keluarga. Anak-anak jadi tidak hanya bermain gawai atau ke mal, tapi bisa berinteraksi dengan alam dan bereksplorasi bersama teman-teman,” tuturnya.
Ia menambahkan bahwa Rumah Hutan Cidampit sangat cocok untuk kegiatan keluarga. “Ada ayunan, lapangan bulu tangkis, bahkan tempat makan juga sudah tersedia. Saya ingin kembali lagi dan mengadakan acara kumpul-kumpul seperti barbeku di sini,” katanya.
Sementara itu, Milka, salah satu anak yang ikut berlibur, tampak sangat gembira. Ia mengaku senang bisa bermain bulu tangkis dan ayunan, dan menyebut liburan di Rumah Hutan Cidampit sebagai pengalaman yang sangat seru.
Editor: Mastur Huda











