slot bcaslot bonus new memberslot ovoslot server thailandslot pulsa tanpa potongankaka hokiempire88tuanpencetempire88raja botaknaga empirenaga empire
radarbanten.co.id
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
radarbanten.co.id
No Result
View All Result
Home Pandeglang

Kemenkes Terbitkan SK Apotek Desa, GEMA Mathla’ul Anwar Ungkap Tantangan Beratnya

Purnama Irawan by Purnama Irawan
20-07-2025 11:50:31
in Pandeglang
Kemenkes Terbitkan SK Apotek Desa, GEMA Mathla’ul Anwar Ungkap Tantangan Beratnya

Irwandi Suherman, seorang apoteker sekaligus Ketua GEMA Mathla'ul Anwar Provinsi Banten,

Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Menteri Kesehatan (Menkes) telah menerbitkan Surat Keputusan (SK) mengenai regulasi Apotek Desa, yang diharapkan dapat mengatasi kesenjangan pelayanan kesehatan antara kota dan desa di Indonesia, khususnya di Provinsi Banten. 

Irwandi Suherman, seorang apoteker sekaligus Ketua GEMA Mathla’ul Anwar Provinsi Banten, menyambut baik langkah ini namun juga menyoroti berbagai tantangan besar dalam implementasinya.

Baca Juga :

Campak Mengintai, Kemenkes Genjot Imunisasi MR Tutup Kantong Rentan

RS 3 Berlian Terima Kunjungan Presiden AIIB, Perkuat Modernisasi Layanan Kesehatan

Rutin Jogging 20–30 Menit per Hari Sehatkan Tubuh hingga Jaga Kesehatan Mental

Kemenkes Akan Bantu Kekurangan Dokter di Kabupaten Lebak

Irwandi menjelaskan bahwa hingga saat ini, akses masyarakat desa terhadap obat bermutu dan terjangkau masih menjadi persoalan serius. Seringkali, warga desa harus menempuh jarak puluhan kilometer hanya untuk menebus resep.

“Di sisi lain, penggunaan obat secara tidak rasional seperti konsumsi antibiotik tanpa resep masih marak. Ini terjadi akibat rendahnya literasi kesehatan dan terbatasnya lembaga pelayanan kefarmasian di tingkat desa,” kata Irwandi kepada RADARBANTEN.CO.ID melalui sambungan telepon seluler, Minggu, 20 Juli 2025.

Menurut Irwandi, kehadiran Apotek Desa sebagai unit usaha dalam Koperasi Merah Putih, sesuai dengan Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor HK.01.07/MENKES/737/2025, menjadi angin segar. Program ini diklaim dapat mendekatkan akses obat berkualitas kepada masyarakat pedesaan yang selama ini terkendala jarak, keterbatasan tenaga medis, dan minimnya infrastruktur kesehatan.

“Melalui penyelenggaraan Klinik Desa/Kelurahan dan Apotek Desa/Kelurahan Percontohan ini, pemerintah mempertegas komitmen memperkuat pelayanan kesehatan dasar di tingkat akar rumput,” ujarnya. 

Langkah ini juga dinilai penting dalam strategi pemerataan pelayanan kesehatan, terutama di wilayah Provinsi Banten yang sebagian besar adalah pedesaan dan selama ini terpinggirkan dalam akses obat-obatan berkualitas serta pelayanan kefarmasian.

Namun, Irwandi mempertanyakan, “Benarkah semua akan sesuai ekspektasi, atau hanya angan-angan belaka? Keberhasilan kebijakan ini sangat ditentukan oleh bagaimana implementasi teknisnya mampu menjawab realitas tantangan di lapangan.”

Peran dan Empat Tantangan Utama Apotek Desa

Irwandi menilai bahwa Apotek Desa, sebagaimana diatur dalam KMK No. 737/2025, tidak hanya tentang bangunan dan obat, melainkan tentang sistem, sumber daya manusia, tata kelola, dan partisipasi masyarakat. 

Apotek ini diharapkan menjadi pusat pelayanan kefarmasian yang terintegrasi dengan Klinik Desa/Kelurahan, berperan dalam edukasi penggunaan obat rasional, pelaporan efek samping obat, hingga pemantauan terapi pasien kronis seperti hipertensi dan diabetes.

“Tidak hanya menjual obat, apotek ini juga berperan dalam edukasi masyarakat,” tambahnya. Apotek Desa juga bisa menjadi simpul penting dalam rantai distribusi logistik kesehatan yang efisien jika didukung teknologi informasi dan keterlibatan komunitas lokal.

Irwandi mengidentifikasi empat tantangan utama dalam pengelolaan Apotek Desa.

Pertama, kekurangan tenaga farmasi. Masih banyak desa yang belum memiliki apoteker atau tenaga teknis kefarmasian. Data Kementerian Kesehatan (SISDMK, 31 Desember 2024) menunjukkan dari 61.450 apoteker di Indonesia, 58% (sekitar 38.854 orang) berada di Pulau Jawa. Di Provinsi Banten sendiri (Profil Kesehatan 2023), hanya ada 1.405 tenaga kefarmasian dan 1.034 apoteker. Ini menunjukkan ketidakseimbangan dan ketidakmerataan yang signifikan.

Kedua, distribusi obat tidak merata: Akses transportasi yang terbatas seringkali membuat pasokan obat ke apotek desa terlambat. Sistem distribusi yang belum efisien juga menyebabkan beberapa jenis obat esensial sulit ditemukan.

 Ketiga, kurangnya edukasi masyarakat. Masyarakat desa kerap mengandalkan obat warung atau pengobatan tradisional tanpa pemahaman yang cukup. Tantangan ini adalah bagaimana apotek desa dapat berfungsi optimal sebagai tempat konsultasi masyarakat.

Keempat, lemahnya Regulasi dan Pengawasan: Minimnya pengawasan pengelolaan obat berisiko tinggi dan kurangnya SDM pengawas menyebabkan maraknya pelanggaran, seperti penjualan antibiotik tanpa resep dan penyalahgunaan obat-obatan tertentu (OOT). Ini memerlukan perhatian khusus dari pemangku kepentingan terkait.

Solusi dan Harapan ke Depan

Untuk mengatasi tantangan ini, Irwandi menekankan perlunya penguatan SDM Kefarmasian melalui rekrutmen dan pemberian insentif. Pemerintah juga perlu mendorong program penempatan apoteker atau tenaga teknis kefarmasian di desa, termasuk melalui kemitraan strategis dengan institusi pendidikan farmasi untuk program beasiswa dan magang/pengabdian tenaga farmasi di desa.

Keputusan Menteri ini, menurutnya, menjadi pijakan awal yang menjanjikan, namun menuntut keseriusan dalam pengawasan dan replikasi model percontohan ke seluruh Indonesia.

“Jika dikelola dengan tepat, program ini bisa menjadi ujung tombak dalam menurunkan angka kesakitan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat desa,” pungkas Irwandi, berharap Apotek Desa menjadi standar pelayanan kefarmasian nasional di tingkat desa/kelurahan, bukan sekadar proyek percontohan.

Editor: Aas Arbi

Tags: Angka KesakitanApotek DesaapotekerKefarmasianKemenkesKesehatan Primermasyarakat desaMenteri KesehatanSehat
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

PAD Sektor Pasar Pandeglang Seret, Baru Tercapai 33 Persen Akibat Daya Beli Lesu

Next Post

344 Kopdes Merah Putih di Lebak Siap Diluncurkan Presiden pada 21 Juli

Related Posts

Campak Mengintai, Kemenkes Genjot Imunisasi MR Tutup Kantong Rentan
Kesehatan

Campak Mengintai, Kemenkes Genjot Imunisasi MR Tutup Kantong Rentan

by Redaksi
Jumat, 27 Februari 2026 20:37

JAKARTA, DISWAY.ID – Imunisasi campak-rubella (MR) kembali ditegaskan sebagai langkah paling efektif dalam mencegah penularan campak di Indonesia. Kementerian Kesehatan...

Read moreDetails

RS 3 Berlian Terima Kunjungan Presiden AIIB, Perkuat Modernisasi Layanan Kesehatan

Rutin Jogging 20–30 Menit per Hari Sehatkan Tubuh hingga Jaga Kesehatan Mental

Kemenkes Akan Bantu Kekurangan Dokter di Kabupaten Lebak

40 Ribu Kasus TBC Ditemukan di Banten, Kemenkes: Pasien Bisa Cepat Disembuhkan

Obati Sampai Tuntas, Bupati Bentuk Desa dan Kelurahan Tanggap TBC

TBC Penyakit Menular dan Mematikan, Dinkes Gelar Rencana Aksi Pandeglang Bebas TBC 2030

Tips Merawat AC di Rumah Biar Tetap Sehat dan Nggak Bikin Kantong Bolong

Bangun Kabupaten Pandeglang, Bupati Lantik Tiga Organiasi

Habis Keringetan Pagi? Ini Makanan dan Minuman yang Cocok Buat Balikin Tenaga

Next Post
344 Kopdes Merah Putih di Lebak Siap Diluncurkan Presiden pada 21 Juli

344 Kopdes Merah Putih di Lebak Siap Diluncurkan Presiden pada 21 Juli

Basket Jadi Magnet Utama PORSENI Kota Tangerang 2025, Libatkan 95 Tim Pelajar

Basket Jadi Magnet Utama PORSENI Kota Tangerang 2025, Libatkan 95 Tim Pelajar

Pemkab Lebak Merespons Dugaan Intimidasi Petani di Cikulur

Pemkab Lebak Merespons Dugaan Intimidasi Petani di Cikulur

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Korban Meninggal Dunia Kecelakaan Maut Mobil Pejabat di Pandeglang Bertambah Jadi 2 Orang

Jumat, 1 Mei 2026 19:15

Dewan Minta Raperda Percepatan Pembangunan Puspemkab Serang Segera Disempurnakan

Jumat, 1 Mei 2026 18:43

Laporan Pertanggungjawaban Gubernur Banten 2025, DPRD Beri 21 Catatan

Jumat, 1 Mei 2026 17:46

DPRD Kabupaten Serang Minta Bank Banten Tingkatkan Kepercayaan Publik

Jumat, 1 Mei 2026 17:46

Wacana Penghapusan Prodi Disorot, Akademisi: Kampus Bukan Pabrik Tenaga Kerja

Jumat, 1 Mei 2026 17:45

Belum Lengkap, Kejari Lebak Kembalikan Berkas Perkara Wanita Sumpah Injak Alquran

Jumat, 1 Mei 2026 17:43

Korban Meninggal Dunia Kecelakaan Maut Mobil Pejabat di Pandeglang Bertambah Jadi 2 Orang

Jumat, 1 Mei 2026 19:15

Dewan Minta Raperda Percepatan Pembangunan Puspemkab Serang Segera Disempurnakan

Jumat, 1 Mei 2026 18:43

Laporan Pertanggungjawaban Gubernur Banten 2025, DPRD Beri 21 Catatan

Jumat, 1 Mei 2026 17:46

DPRD Kabupaten Serang Minta Bank Banten Tingkatkan Kepercayaan Publik

Jumat, 1 Mei 2026 17:46

Wacana Penghapusan Prodi Disorot, Akademisi: Kampus Bukan Pabrik Tenaga Kerja

Jumat, 1 Mei 2026 17:45

Belum Lengkap, Kejari Lebak Kembalikan Berkas Perkara Wanita Sumpah Injak Alquran

Jumat, 1 Mei 2026 17:43

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Korban Meninggal Dunia Kecelakaan Maut Mobil Pejabat di Pandeglang Bertambah Jadi 2 Orang

by Moch. Madani Prasetia
Jumat, 1 Mei 2026 19:15

PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Jumlah korban meninggal dunia dalam kecelakaan maut mobil Kijang Innova yang dikemudikan Kepala DPMPTSP Pandeglang, Ahmad Mursidi,...

Dewan Minta Raperda Percepatan Pembangunan Puspemkab Serang Segera Disempurnakan

by Ahmad Rizal Ramdhani
Jumat, 1 Mei 2026 18:43

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Serang meminta agar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang segera melakukan pembahasan dengan...

Copyright@2021


istanbul escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
esenyurt escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
marmaris escort
izmit escort
bodrum escort
antalya escort
antalya escort bayan

Radar Banten, All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2021 radarbanten.co.id.

empire88empire88raja botak