SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Polda Banten gencar melakukan penanaman jagung. Untuk mewujudkan swasembada pangan nasional, pada kuartal II 2025, Polda Banten dan jajaran telah memanen 1.617, 41 ton jagung.
Hasil panen jagung tersebut telah dijual. Mayoritas hasil pertanian tersebut disalurkan kepada industri, karena jagung yang dihasilkan merupakan jenis hibrida.
Jagung dipilih, menurut Kapolda Banten Inspektur Jenderal Polisi (Irjen Pol) Suyudi Ario Seto, karena menjadi komoditas nasional yang menjadi kebutuhan strategis nasional. “Polda Banten berkomitmen mendorong produktivitas pertanian,” katanya, belum lama ini.
Kapolda mengatakan, untuk mengejar target swasembada jagung nasional, Polda Banten dan jajaran menargetkan satu desa satu hektare tanaman jagung. Dari program tersebut telah terealisasi 1.739 hektare lahan dari target 2.612 hektare. “Presentasenya 66,56 persen,” ujarnya.
Suyudi menjelaskan, pada Rabu (9/7) lalu, pihaknya telah melakukan penanaman jagung serentak. Kegiatan tersebut diikuti olrh Polres jajaran dengan total luas lahan 115,76 hektare.
“Saya meminta dukungan dari Pemerintah Provinsi Banten, khususnya dalam percepatan penyediaan lahan. Salah satu lokasi prioritas adalah Desa Bulakan, Kecamatan Gunungkencana, Kabupaten Lebak, yang memiliki potensi lahan perhutanan sosial seluas 600 hektare,” katanya.
“Kami mendorong agar kolaborasi ini tidak hanya berhenti pada penanaman, tapi berlanjut hingga tahap perawatan, panen, hingga pemasaran hasilnya,” sambung alumnus Akpol 1994 ini.
Kabid Humas Polda Banten Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol) Didik Hariyanto, menambahkan, realisasi panen jagung pada kuartal I 2025 sebanyak 829,91 ton dan pada kuartal II 2025 dengan hasil panen 787,5 ton.
“Berhasil dipanen jagung dengan total sebanyak 1.617,41 ton, yang sebagian besar telah diserap oleh mitra industri seperti PT Pokphand dan Japfa Comfeed,” tuturnya.
Dukung Ketahanan Pangan, Kapolsek Kronjo Pantau Lahan Jagung 1,5 Hektare di Desa Muncung
Program ketahanan pangan yang gencar dilakukan Polda Banten dan jajaran, salah satunya dilaksanakan Polsek Kronjo, Kabupaten Tangerang. Untuk mencapai target lahan, Polsek Kronjo menyasar 1,5 hektare lahan di Kampung Kirebing, Desa Muncung, Kecamatan Kronjo, Kabupaten Tangerang.
Kapolsek Kronjo Ajun Komisaris Polisi (AKP) I Nyoman Nariana mengatakan, pihaknya memantau pertumbuhan tanaman jagung di lahan seluas 1,5 hektare tersebut. “Pemantauan ini merupakan bentuk sinergi Polri dengan masyarakat dalam memastikan keberlangsungan dan hasil panen jagung sebagai salah satu komoditas strategis,” ujar Nyoman Nariana pada Kamis (17/7).
Menurutnya, tanaman jagung seluas 1,5 hektare tersebut dikelola secara swadaya oleh kelompok masyarakat dan menjadi contoh keberhasilan program ketahanan pangan di tingkat desa.
“Kami berharap kegiatan ini menjadi inspirasi bagi desa-desa lain untuk turut mengoptimalkan lahan pertanian, sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat,” tambahnya.
Selain memberikan motivasi kepada petani, kegiatan ini juga bertujuan untuk mempererat kemitraan antara Polri dan masyarakat, khususnya dalam menjaga stabilitas dan kesejahteraan masyarakat.
“Program ketahanan pangan menjadi salah satu fokus Polri dalam mendukung program prioritas pemerintah, terutama dalam menghadapi tantangan ekonomi global dan menjaga ketersediaan bahan pangan di tingkat lokal.” pungkasnya. (fam-mul/don)
Reporter : Fahmi Sa’i / Mulyadi
Editor : Agus Priwandono












