KOTA TANGSEL,RADARBANTEN.CO.ID – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk melalui Region 8 Jakarta 3 menunjukkan dukungannya terhadap peluncuran program nasional Koperasi Desa Merah Putih yang diresmikan langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, Senin, 21 Juli 2025, secara serentak di seluruh Indonesia.
Koperasi Desa Merah Putih merupakan inisiatif strategis pemerintah dalam memperkuat ekonomi desa melalui pengelolaan sumber daya lokal, akses pembiayaan, layanan keuangan mikro, dan pemasaran hasil usaha masyarakat.
Di wilayah kerja BRI Region 8 Jakarta 3, tercatat tiga koperasi yang ikut diluncurkan secara bersamaan, yakni:
1. Koperasi Desa Merah Putih Rajeng, Kecamatan Ciruas, Kabupaten Serang
2. Koperasi Kelurahan Merah Putih Kotabumi, Kecamatan Purwakarta, Kota Cilegon
3. Koperasi Desa Merah Putih Girimukti, Kecamatan Cilograng, Kabupaten Lebak
Regional CEO BRI Region 8 Jakarta 3, Moch Suratin, mengatakan bahwa koperasi tidak hanya berperan sebagai lembaga ekonomi, tetapi juga sebagai pusat pemberdayaan masyarakat.
“Koperasi Desa Merah Putih bukan hanya lembaga ekonomi, tapi juga pusat pemberdayaan masyarakat. Dengan dukungan BRI, kami mendorong koperasi ini menjadi lebih digital, inklusif, dan relevan dalam memenuhi kebutuhan masyarakat desa. Kami yakin kolaborasi ini akan menciptakan dampak ekonomi yang berkelanjutan,” ujar Moch Suratin, Selasa, 22 Juli 2025.
BRI, lanjutnya, mendukung koperasi melalui pendampingan, penyediaan perangkat digital, hingga penguatan sistem operasional berbasis teknologi. Selain itu, koperasi ditunjuk sebagai Agen BRILink, sehingga masyarakat bisa menikmati layanan perbankan langsung di desa.
“Transformasi koperasi ini membuka peluang lapangan kerja baru, meningkatkan aktivitas ekonomi lokal, serta mempercepat adopsi teknologi keuangan di tingkat akar rumput,” katanya.
Upaya ini juga sejalan dengan misi BRI untuk menghadirkan layanan keuangan yang inklusif dan memberdayakan UMKM serta pelaku usaha desa agar naik kelas melalui pendekatan ekosistem yang menyeluruh.
Editor : Merwanda











