SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Serang bukan sekadar posisi administratif, melainkan ujung tombak dalam menyelesaikan persoalan-persoalan strategis daerah. Anggota DPRD Kabupaten Serang dari Fraksi Partai Gerindra, Ahmad Muhibbin, menilai ada dua tantangan besar yang akan menjadi indikator utama sukses atau tidaknya Sekda yang baru.
Dua isu tersebut yakni persoalan penanganan sampah dan pengentasan pengangguran yang hingga kini masih menjadi masalah serius di Kabupaten Serang.
“Penanganan sampah juga ini harus terorganisir dengan baik, harus termanajemen dengan baik sehingga persoalan sampah ini juga bisa ada titik temu solusi dan kemudian ini bisa terurai,” ujar Muhibbin, Sabtu, 26 Juli 2025.
Selain itu, tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kabupaten Serang yang mencapai 9,18 persen dinilai cukup tinggi dan harus menjadi prioritas kerja Sekda mendatang.
“Sekda itu harus bisa support keinginan-keinginan baiknya bupati kan gitu. Terutama terkait persoalan sampah, terus kedua terkait masalah pengentasan pengangguran,” tegasnya.
Muhibbin menyebut, jika dua persoalan tersebut tidak ditangani secara serius, hal ini akan berdampak langsung pada indeks kebahagiaan masyarakat Kabupaten Serang.
“Menurutnya, terkait dengan penyesuaian, adaptasi, dan kemudian manajemen pemerintahan, termasuk di dalamnya penataan OPD itu merupakan bagian yang memang rutin ya dilakukan oleh pemerintah manapun. Tapi minimal tantangan terberatnya dua hal itu,” katanya.
Ia juga menyarankan agar Sekda yang terpilih berasal dari kalangan internal Pemkab Serang yang dinilai lebih memahami kondisi di lapangan.
“Masalah yang ada di Kabupaten Serang ini lebih pas ditangani oleh orang yang ngerti masalah. Yang paling ngerti masalah menurut asumsi saya adalah internal,” pungkasnya.
Editor : Merwanda











