slot bcaslot bonus new memberslot ovoslot server thailandslot pulsa tanpa potongankaka hokiempire88tuanpencetempire88raja botaknaga empirenaga empire
radarbanten.co.id
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
radarbanten.co.id
No Result
View All Result
Home Pandeglang

Rawan Kecelakaan, Warga Minta Pita Kejut di Jalan Ahmad Yani Pandeglang

Moch. Madani Prasetia by Moch. Madani Prasetia
29-07-2025 11:06:59
in Pandeglang
Rawan Kecelakaan, Warga Minta Pita Kejut di Jalan Ahmad Yani Pandeglang
Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Jalan Jenderal Ahmad Yani di Kampung Curugsawer, Kecamatan Pandeglang, kini menjadi sorotan warga. Lintasan yang masuk jalur provinsi ini kerap memakan korban kecelakaan lalu lintas. Warga pun mendesak pemerintah segera memasang pita kejut untuk menekan laju kendaraan yang sering melaju ugal-ugalan.

Kondisi Jalan Raya Serang–Pandeglang, tepatnya di Jalan Jenderal Ahmad Yani, Kampung Curugsawer, Kecamatan Pandeglang, semakin meresahkan warga. Pasalnya, jalan ini sering menjadi lokasi kecelakaan lalu lintas, baik yang melibatkan sepeda motor maupun mobil.

Baca Juga :

Angin Puting Beliung Sebabkan 7  Rumah di Pandeglang Roboh

Didaftarkan Sekolah Kesetaraan, 27 WBP Mengikuti KBM Dalam Rutan Pandeglang

Modus Kenalan di Facebook, ASN di Pandeglang Rugi Rp200 Juta Tertipu Investasi Bodong

Horison Altama Pandeglang Targetkan Okupansi 65 Persen Lewat Diversifikasi Pasar

Jalan tersebut merupakan jalan provinsi di bawah kewenangan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten. Berdasarkan pantauan Radar Banten di lapangan, lebar jalan yang cukup besar membuat banyak pengendara melaju dalam kecepatan tinggi, terutama saat menyalip kendaraan lain.

Sofian, salah seorang warga setempat, mengatakan bahwa kecelakaan di jalan ini sudah terlalu sering terjadi. Beberapa di antaranya bahkan menyebabkan korban jiwa.

“Udah sering kejadian kecelakaan di sini, bahkan ada yang sampai meninggal di tempat. Mungkin karena jalannya lebar, jadi pengendara pada ngebut tanpa memperhatikan situasi,” ujar Sofian, Selasa, 29 Juli 2025.

Ia menambahkan bahwa jalan tersebut jelas merupakan jalan provinsi, terbukti dari logo yang terpasang di halte di sekitar lokasi.

Atas kondisi itu, warga meminta agar pemerintah, khususnya Dinas Perhubungan (Dishub) Banten, segera memasang pita kejut atau garis kejut di lokasi rawan tersebut.

“Saya mohon kepada pihak terkait, terutama Dishub, agar memperhatikan kondisi jalan ini dan segera memasang pita kejut,” tambahnya.

Tak hanya pita kejut, menurut Sofian, perlunya rambu pengurang kecepatan juga menjadi bagian dari solusi yang diharapkan warga agar pengendara lebih waspada dan tidak memacu kendaraan secara sembarangan.

“Rambu-rambu pengurang kecepatan itu penting banget, supaya pengendara tidak sembarangan bawa kendaraan di jalan ini,” katanya.

Menanggapi permintaan tersebut, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Banten, Tri Nurtopo, menyatakan bahwa pihaknya tidak bisa serta-merta melakukan pemasangan pita kejut tanpa adanya permintaan resmi dari masyarakat.

“Kalau tidak ada surat resmi, saya tidak berani pasang. Pengalaman kami, ada yang minta dipasang, tapi setelah dipasang malah ada yang minta dibongkar. Semua itu menggunakan anggaran negara,” jelas Tri saat dihubungi Radar Banten.

Ia mencontohkan kasus serupa yang pernah terjadi di kawasan kampus di wilayah Serang, di mana meski ada permintaan dari salah satu RT, namun penolakan tetap datang dari warga lainnya.

“Makanya harus ada kesepakatan bersama dari warga. Jangan sampai kami pasang, lalu disuruh bongkar. Itu bisa jadi masalah hukum bagi kami,” tegasnya.

Tri menjelaskan bahwa pita kejut memiliki fungsi untuk memperlambat laju kendaraan di titik rawan. Namun, efektivitasnya tergantung pada spesifikasi teknis yang digunakan.

“Biasanya, pita kejut itu tebalnya sekitar 0,9 cm dan dipasang tiga lapis. Tapi kalau terlalu tipis, tidak terasa oleh pengendara, sehingga tidak efektif,” ujarnya.

Terkait kondisi di Jalan Ahmad Yani, Pandeglang, pihaknya siap menindaklanjuti setelah menerima surat resmi dari warga.

“Nanti kami cek ke lapangan. Tapi tetap, harus ada permintaan tertulis dari warga, jangan hanya lisan. Harus ada bukti hitam di atas putih,” tutup Tri.

Editor: Aas Arbi 

Tags: Dishub Bantengaris kejutjalan ahmad yani pandeglangjalan Provinsi Bantenkabupaten pandeglangkampung curugsawerKecamatan Pandeglangkeselamatan jalanLaka Lantaspita kejutRambu Lalu Lintasrawan kecelakaantri nurtopo
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Kerja Sama dengan Tangsel, TPA Bangkonol Berpotensi Tambah PAD Pandeglang hingga Rp9 Miliar per Tahun

Next Post

Operasi Patuh Maung, 6.451 Pelanggar Lalu Lintas Ditindak, Mayoritas Tak Punya SIM

Related Posts

Angin Puting Beliung Sebabkan 7  Rumah di Pandeglang Roboh
Pandeglang

Angin Puting Beliung Sebabkan 7  Rumah di Pandeglang Roboh

by Purnama Irawan
Minggu, 19 April 2026 06:57

PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID - Angin puting beliung menyebabkan sebanyak tujuh (7) unit rumah warga di Kampung Kadumalat, Desa Kadumalati, Kecamatan Sindangresmi,...

Read moreDetails

Didaftarkan Sekolah Kesetaraan, 27 WBP Mengikuti KBM Dalam Rutan Pandeglang

Modus Kenalan di Facebook, ASN di Pandeglang Rugi Rp200 Juta Tertipu Investasi Bodong

Horison Altama Pandeglang Targetkan Okupansi 65 Persen Lewat Diversifikasi Pasar

230 Calon Paskibraka Pandeglang Lolos Administrasi, Kini Jalani Seleksi TIU-TKD

Wabup Iing : Pulau Umang Tidak Masuk Aset BMD Pandeglang

Pasca Segel KKP, Operational Wisata Pulau Umang Tetap Berjalan Normal

Maling Gasak Motor Pegawai di Parkiran Bapenda Pandeglang, Aksi Terekam CCTV

KKP Segel Pulau Umang di Pandeglang Usai Viral Dijual Rp65 Miliar ke Asing

Ditegur Saat Ngopi, Anak di Pandeglang Dipukul Ayah Pakai Palu hingga Kritis

Next Post
Operasi Patuh Maung, 6.451 Pelanggar Lalu Lintas Ditindak, Mayoritas Tak Punya SIM

Operasi Patuh Maung, 6.451 Pelanggar Lalu Lintas Ditindak, Mayoritas Tak Punya SIM

Lokasi Nobar Final Timnas Indonesia U-23 vs Vietnam di Rangkasbitung, Meriahkan Malam Penentuan Juara ASEAN

Lokasi Nobar Final Timnas Indonesia U-23 vs Vietnam di Rangkasbitung, Meriahkan Malam Penentuan Juara ASEAN

Namanya Disebut Bakal Pindah ke Pemprov Banten, Ini Kata Sekda Kota Serang

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Truk listrik

Investasi Pabrik Truk Listrik Senilai Rp10 Triliun Bakal Masuk Cilegon

Senin, 20 April 2026 18:01
Dewa United Banten FC

Dewa United Banten FC Kecam Kekerasan di Semarang, Desak Sanksi Tegas Tanpa Kompromi

Senin, 20 April 2026 16:50
Harga plastik

Terdampak Perang Iran dan Amerika Harga Plastik di Cilegon Naik Tajam

Senin, 20 April 2026 16:44
Pulau Umang

Pulau Umang Disegel KKP, Wagub Banten: Jangan Diperjualbelikan

Senin, 20 April 2026 16:39
gerai Koperasi Kelurahan Merah Putih

Dua RTH di Cilegon Disulap Jadi Gerai Koperasi Merah Putih

Senin, 20 April 2026 16:31
PT SBM

Sidang Kasus Dugaan Korupsi PT SBM, Kuasa Hukum Dirut PT ITAI Sebut Kerugian Negara Didasarkan Bukti Palsu

Senin, 20 April 2026 16:20
Truk listrik

Investasi Pabrik Truk Listrik Senilai Rp10 Triliun Bakal Masuk Cilegon

Senin, 20 April 2026 18:01
Dewa United Banten FC

Dewa United Banten FC Kecam Kekerasan di Semarang, Desak Sanksi Tegas Tanpa Kompromi

Senin, 20 April 2026 16:50
Harga plastik

Terdampak Perang Iran dan Amerika Harga Plastik di Cilegon Naik Tajam

Senin, 20 April 2026 16:44
Pulau Umang

Pulau Umang Disegel KKP, Wagub Banten: Jangan Diperjualbelikan

Senin, 20 April 2026 16:39
gerai Koperasi Kelurahan Merah Putih

Dua RTH di Cilegon Disulap Jadi Gerai Koperasi Merah Putih

Senin, 20 April 2026 16:31
PT SBM

Sidang Kasus Dugaan Korupsi PT SBM, Kuasa Hukum Dirut PT ITAI Sebut Kerugian Negara Didasarkan Bukti Palsu

Senin, 20 April 2026 16:20

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Truk listrik

Investasi Pabrik Truk Listrik Senilai Rp10 Triliun Bakal Masuk Cilegon

by Adam Fadillah
Senin, 20 April 2026 18:01

CILEGON, RADARBANTEN.CO.ID – Kota Cilegon kembali dilirik sebagai pusat investasi industri strategis. Kali ini, investasi jumbo senilai Rp10 triliun untuk...

Dewa United Banten FC

Dewa United Banten FC Kecam Kekerasan di Semarang, Desak Sanksi Tegas Tanpa Kompromi

by Eko Fajar
Senin, 20 April 2026 16:50

TANGERANG, RADARBANTEN.CO.ID - Dewa United Banten FC menyampaikan sikap tegas terkait insiden kekerasan yang terjadi dalam pertandingan Dewa United Development...

Copyright@2021


istanbul escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
esenyurt escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
marmaris escort
izmit escort
bodrum escort
antalya escort
antalya escort bayan

Radar Banten, All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2021 radarbanten.co.id.

empire88empire88raja botak