PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Pandeglang terus memperluas program pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui penyaluran bantuan bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Program ini tidak hanya difokuskan pada bantuan tunai, melainkan juga berbentuk pelatihan dan penyediaan alat usaha.
Ketua Baznas Pandeglang Fery Hasanudin mengatakan, pendekatan berbasis kebutuhan konkret menjadi strategi lembaganya dalam meningkatkan kapasitas ekonomi warga. Salah satu modelnya melalui pengembangan unit usaha seperti santri entrepreneur, Jetmart, dan Jet Auto perbengkelan.
“Kami tidak sekadar menyalurkan uang. Bantuan diberikan dalam bentuk pelatihan dan alat usaha yang langsung bisa digunakan. Tujuannya agar dampaknya lebih berkelanjutan,” kata Fery saat ditemui di kantor Baznas Pandeglang, Rabu 30 Juli 2025.
Menurut Fery, hingga pertengahan 2025, Baznas Pandeglang telah memberdayakan sedikitnya 18 unit usaha melalui program tersebut. Jetmart, misalnya, merupakan warung modern yang dikelola secara profesional oleh penerima manfaat, santri entrepreneur dengan berbagai jenis usaha di dalamnya. Sementara Jet Auto bergerak di sektor perbengkelan, lengkap dengan dukungan pelatihan dan alat-alat teknis.
“Penerima program Jet Auto kami berikan pelatihan dan perlengkapan perbengkelan, bukan uang tunai. Begitu pula Jetmart, yang diharapkan bisa menjadi model ekonomi umat berbasis kemandirian,” katanya.
Fery menegaskan bahwa proses seleksi penerima manfaat dilakukan secara ketat dan berjenjang. Pengajuan harus disertai survei dan verifikasi oleh tim lapangan, kemudian ditentukan melalui forum musyawarah internal Baznas.
“Bantuan tidak diberikan begitu saja. Kami memastikan bahwa yang menerima benar-benar layak dan memiliki komitmen untuk menjalankan usaha,” ujarnya.
Ia berharap, keberadaan program ini dapat menjadi salah satu solusi pengentasan kemiskinan di Pandeglang. Selain itu, Baznas Pandeglang juga mengajak para muzaki untuk terus menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui lembaga resmi.
“Semakin banyak muzaki yang mempercayakan zakatnya kepada Baznas, semakin besar pula manfaat yang dapat disalurkan kepada masyarakat. Kami ucapkan terima kasih kepada para donatur yang telah berkontribusi,” kata Fery.
Program pemberdayaan ekonomi ini dirancang untuk berkelanjutan dan akan terus diperluas melalui sinergi dengan Baznas pusat dan provinsi.
Editor: Mastur Huda











