SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Pendidikan anak sejatinya bukanlah semata-mata tanggung jawab sekolah, melainkan bermula dari rumah. Di sanalah seorang anak pertama kali mengenal dunia, belajar tentang nilai-nilai, dan membentuk karakter.
Pesan ini disampaikan oleh Tuti Yelvianti, seorang dosen dari Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Bina Bangsa (UNIBA), dalam kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) yang diselenggarakan oleh Ikatan Dosen Republik Indonesia (IDRI) Provinsi Banten.
Acara yang berlangsung di kawasan wisata alam Sumur Kenclong, Desa Tambang Ayam, Anyer, pekan lalu ini menjadi wadah bagi para akademisi dari berbagai perguruan tinggi untuk berbagi ilmu dengan masyarakat. Di hadapan para peserta yang mayoritas adalah ibu rumah tangga, Tuti menegaskan bahwa keluarga adalah fondasi utama dalam proses pendidikan anak.
“Rumah adalah tempat anak pertama kali mengenal cinta, nilai-nilai, dan bagaimana menjadi manusia,” ungkap Tuti.
Ia menjelaskan bahwa sebelum seorang anak mengenal guru dan kelas, ia sudah belajar dari keluarganya. Cara orang tua berbicara, bersikap, dan menyelesaikan masalah sehari-hari menjadi “kurikulum” pertama yang membentuk kepribadiannya.
Tuti juga menekankan peran strategis para ibu, terutama di lingkungan pedesaan, sebagai pendidik utama. Mereka tidak hanya mengelola rumah tangga, tetapi juga menjadi penjaga nilai-nilai budaya dan moral. Ia mencontohkan bahwa komunikasi dan apresiasi sederhana menjadi kunci penting dalam membangun rasa percaya diri anak.
“Kalimat seperti ‘Ibu bangga kamu sudah mencoba’ atau ‘Kamu hebat karena sudah berusaha’ memiliki pengaruh besar dalam menumbuhkan keberanian dan ketekunan pada anak sejak dini,” tambahnya.
Kegiatan penyuluhan ini disambut dengan antusiasme tinggi. Para peserta merasa diberdayakan oleh materi yang relevan dengan kehidupan sehari-hari. Program ini menjadi bukti nyata implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam aspek pengabdian kepada masyarakat.
Melalui kegiatan ini, IDRI Provinsi Banten berharap dapat terus memperluas dampak positif para dosen, sekaligus mengingatkan bahwa kampus dan masyarakat adalah mitra strategis dalam mencerdaskan kehidupan bangsa. Kesuksesan pendidikan nasional pada akhirnya sangat bergantung pada kualitas pendidikan yang ditanamkan di rumah, sejak usia dini.
Editor: Aas Arbi











