SERANG, RADARNANTEN.CO.ID – Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah mengungkapkan proyek pemanfaatan sampah untuk energi listrik (PSEL) akan dibangun di Desa Luwuk, Kecamatan Mancak. Proyek tersebut ditargetkan akan dibangun tahun depan.
Sekadar diketahui, PSEL merupakan program dari Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) untuk menangani persoalan sampah yang kemudian dapat dimanfaatkan untuk energi listrik. Kabupaten Serang menjadi salah satu daerah yang mendapatkan program tersebut.
Zakiyah mengatakan, program PSEL dibangun di 33 kabupaten kota se-Indonesia, salah satunya di Kabupaten Serang. “Tidak mudah untuk mendapatkan program ini, dari 614 kabupaten kota dan provinsi, hanya 33 kabupaten kota yang mendapatkan program ini,” katanya, Jumat 1 Agustus 2025.
Proyek tersebut akan dibangun oleh KLH. Namun Pemkab Serang harus menyiapkan lahannya dan sarana prasarana pendukungnya. “Kita harus siapkan lahan lima hektare, kita sedang proses ruislag dengan PT KSI di Desa Luwuk, Kecamatan Mancak, kemduian untuk kendaraan operasionalnya untuk mengangkut sampahnya, butuh 160 kendaraan,” ungkapnya.
Karena itu, Zakiyah meminta dukungan kepada semua pihak agar program tersebut dapat direalisasikan di Kabupaten Serang. Terutama dari DPRD Kabupaten Serang sebagai mitra kerja Pemkab Serang. “Karena ini butuh anggaran yang besar,” ujarnya.
Menurut Zakiyah, program PSEL ini dapat mengentaskan persoalan sampah di Kabupaten Serang. Karena selama ini Kabupaten Serang belum memiliki tempat pengolahan sampah akhir. “Semuanya sedang kita upayakan, jadi tidak semudah membalikan telapak tangan,” ucapnya.
Selain itu, Zakiyah juga menyampaikan bahwa Kabupaten Serang mendapatkan program Kampung Nelayan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) di wilayah Serang Utara. “Anggaran yang akan digelontorkan oleh pemerintah pusat untuk program ini sebesar Rp27 miliar,” ungkapnya.
Kemudian, pihaknya juga sedang mengupayakan bantuan dari pemerintah pusat untuk pengembangan RSUD. “Supaya kondisi RSUD kita dapat representatif, ini sedang kita upayakan agar dapat bantuan, karena RSUD kita juga sebagai rumah sakit rujukan se Banten,” ucapnya.
Editor: Aas Arbi











