PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Sudah lebih dari dua dekade, warga Kampung Pasir Walet, Kelurahan Kabayan, Kecamatan Pandeglang, hidup dalam kegelapan setiap malam. Mereka kembali menagih janji pemerintah untuk memasang penerangan jalan umum (PJU) yang tak kunjung direalisasikan.
Akses jalan yang merupakan kewenangan Pemerintah Kabupaten Pandeglang itu hingga kini belum tersentuh pembangunan PJU, meski usulan telah berkali-kali diajukan oleh pihak kelurahan.
“Udah 20 tahun gelap, nggak ada lampu dari pemerintah. Kalau malam, ya gelap banget. Anak-anak yang ngaji juga jadi takut pulang malam,” kata Emin, warga setempat, kepada Radarbanten.co.id, Rabu 6 Agustus 2025.
Menurutnya, kondisi ini sudah terlalu lama dibiarkan. Padahal jalan yang membentang dari Kampung Mangkubumi hingga Pasir Walet merupakan jalur yang aktif digunakan warga setiap hari.
“Yang ada sekarang itu dari warga, swadaya. Tapi belum semua, baru sebagian kecil yang terpasang,” jelas Emin.
Ia menambahkan, setidaknya dibutuhkan sekitar 20 titik lampu jalan agar kawasan tersebut benar-benar terang dan aman bagi masyarakat, terutama saat malam hari.
“Ini kan jalan lintasan orang setiap hari ke sini, harapannya ya penerangan harus segera dipasang. Penting banget buat keamanan warga,” tegasnya.
Sayangnya, hingga berita ini diturunkan, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Pandeglang, Rudiyanto, belum memberikan tanggapan. Saat dihubungi melalui telepon tidak merespons, dan ketika didatangi ke kantornya, yang bersangkutan juga tidak berada di tempat.
Warga berharap Pemkab Pandeglang tak lagi menutup mata terhadap kebutuhan dasar seperti penerangan, yang menyangkut keselamatan dan kenyamanan warga setiap malam.
Editor : Merwanda











