• Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
Home Hukum

Kasus WNA Iran Mencuri Rp 4 Juta Berakhir Damai, Imigrasi Serang Tunggu Korban Lain Sebelum Deportasi

Fahmi by Fahmi
Rabu, 6 Agustus 2025 11:09
in Hukum

Kasi Intelijen dan Penindakan Keimigrasian Maximilianus Kolbe Kristanto Lake saat konferensi pers di Kantor Imigrasi Serang beberapa waktu yang lalu

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Dua warga negara asing (WNA) asal Iran yang sempat viral karena mencuri uang di sebuah konter di Serang, Banten, tidak jadi dipidana. Usai musyawarah di Polresta Serang Kota, korban memutuskan mencabut laporan pengaduannya.

“Ketika dipertemukan di Polresta ada upaya musyawarah antara korban sama pelaku, ditengahi Polresta Serang dan bersepakat pengaduan yang dibuat pelapor, bukan laporan polisi itu ditarik,” kata Kasi Intelijen dan Penindakan Keimigrasian Kantor Imigrasi Serang, Maximilianus Kolbe Kristanto Lake, Rabu 6 Agustus 2025.

RelatedPosts

Kasus sabu di Pasar Kemis Tangerang

Kasus Sabu di Pasar Kemis, Satu Orang Direhabilitasi dan Satu Ditahan

Kamis, 29 Oktober 2026 18:35
Polres Serang

Pemuda 19 Tahun di Jawilan Ditangkap Polisi, 91,92 Gram Tembakau Sintetis Disita

Kamis, 29 Oktober 2026 16:34
Dua residivis curanmor Tangerang

Dua Residivis Ditangkap, Polisi Ungkap Dugaan Tujuh Aksi Curanmor di Tangerang

Kamis, 29 Oktober 2026 16:15
Abah Salim Bebas Bersyarat

Bebas Bersyarat, Abah Salim Masih Harus Jalani Wajib Lapor

Kamis, 29 Oktober 2026 09:17

Dua WNA tersebut, AM (63) dan AF (44), sebelumnya ditangkap petugas Imigrasi Kelas I Non TPI Serang pada Senin, 28 Juli 2025. Kesepakatan damai antara pelaku dan korban melibatkan ganti rugi sebesar Rp 4 juta. Namun, Imigrasi belum bisa langsung mendeportasi pelaku karena menunggu potensi laporan dari korban lain.

“Kita akan menunggu di hotline apakah ada laporan aduan tambahan, atau di media sosial kami. Sempat ada beberapa komen-komen pernah jadi korbannya,” ujar Max.

Menurut Max, hingga saat ini keduanya masih ditahan di ruang detensi Imigrasi Serang selama maksimal tujuh hari. Jika tak ada laporan tambahan, Imigrasi akan berkonsultasi dengan Kantor Wilayah Banten sebelum melanjutkan proses deportasi.

“Ini perlukan khusus, dan tentunya kami akan komunikasi ke pihak, baik Kanwil, maupun direktorat (soal deportasi–red). Memang aturan tujuh hari di ruang detensi imigrasi, tapi ini kan beda kasus,” tegasnya.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Serang, I Gusti Agung Komang Artawan, menjelaskan, pengungkapan kasus bermula dari video viral di Instagram. Dalam rekaman itu, pelaku AM datang ke sebuah konter pada Jumat, 18 Juli 2025, berpura-pura membeli tongkat E-Toll seharga Rp 5 ribu, lalu membayar dengan uang Rp 100 ribu.

“Pelaku menerima kembalian Rp 95 ribu, tapi ditolak dengan alasan uang tidak sesuai,” kata Artawan.

Saat korban lengah karena perdebatan itu, AM masuk ke dalam konter dan mengambil uang dari etalase senilai Rp 4 juta. Sementara itu, AF berperan sebagai pengawas situasi di luar.

“AF berada di belakang AM untuk mengawasi kondisi sekitar, selain itu juga mengalihkan karyawan di toko tersebut agar aksi AM berjalan dengan lancar,” jelasnya.

Meski laporan awal sudah dicabut, Imigrasi membuka pintu bagi masyarakat yang merasa menjadi korban serupa untuk segera melapor.

Editor: Merwanda

Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

20 Tahun Hidup dalam Gelap, Warga Pasir Walet Desak Pemkab Pandeglang Pasang PJU

Next Post

Prof Ishom Resmi Gantikan Prof Wawan sebagai Rektor UIN  Banten

Next Post

Prof Ishom Resmi Gantikan Prof Wawan sebagai Rektor UIN  Banten

Penipuan Investasi arisan

Tipu Puluhan Korban, Tersangka Arisan Fiktif Rp 2,8 Miliar Ditahan Polda Banten

Kamis, 29 Oktober 2026 09:04
Mantan Wakajati Banten Yuliana Sagala Tutup Usia

Mantan Wakajati Banten Yuliana Sagala Tutup Usia

Selasa, 27 Oktober 2026 10:07
Tutup Usia, Mantan Wakajati Banten Yuliana Sagala Ternyata Mengidap Sakit Ini

Tutup Usia, Mantan Wakajati Banten Yuliana Sagala Ternyata Mengidap Sakit Ini

Rabu, 28 Oktober 2026 11:47
Pembangunan Makodim Tangsel

Pangdam Jaya Apresiasi Pemkot Tangsel Dukung Pembangunan Makodim

Rabu, 28 Oktober 2026 14:22
Hari Ketiga Operasi Patuh Maung 2026, Polda Banten Gelar Operasi di Empat Lokasi Ini

Hari Ketiga Operasi Patuh Maung 2026, Polda Banten Gelar Operasi di Empat Lokasi Ini

Rabu, 28 Oktober 2026 11:54
Polresta Tangerang

Polda Banten Tegaskan Kapolresta Tangerang Tidak Ditahan Mabes Polri

Senin, 26 Oktober 2026 15:42
Operasi patuh maung 2026

Hari Pertama Operasi Patuh Maung 2026, Polresta Tangerang Sasar Jalan Dekat Puspemkab Tangerang

Senin, 26 Oktober 2026 17:47

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

1% Sharing KRAKATAU POSCO Ubah Rumah Masyarakat Jadi Layak Huni

1% Sharing KRAKATAU POSCO Ubah Rumah Masyarakat Jadi Layak Huni

by Bayu Mulyana
Kamis, 29 Oktober 2026 18:57
0

CILEGON,RADARBANTEN.CO.ID –  Kediaman milik Faikoh, warga Kampung Kebanjiran, Kelurahan Kubangsari, Kecamatan Ciwandan diubah menjadi rumah layak huni melalui program volunteer...

Kinerja Komisi II DPRD Tangsel 2026

Komisi II DPRD Tangsel Gelar 17 Audiensi dan Delapan Kunjungan Pengawasan hingga Oktober 2026

by Syaiful Adha
Kamis, 29 Oktober 2026 18:38
0

KOTA TANGSEL, RADARBANTEN.CO.ID – Komisi II DPRD Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mencatat telah menggelar 17 kali audiensi atau rapat dengar...

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2026 RadarBanten.