RADARBANTEN.CO.ID – Paskibra Kesatrian Garuda Syadziliyah, yang lebih dikenal sebagai Paskibra MTs Al Marjan, Kecamatan Cipanas, Kabupaten Lebak, resmi berdiri pada tahun 2021. Keberadaan ekstrakurikuler ini lahir dari semangat untuk menanamkan nilai-nilai kebangsaan serta membentuk karakter disiplin di kalangan siswa. Di tengah perkembangan zaman yang semakin menantang, sekolah ini melihat pentingnya sebuah wadah yang mampu menyeimbangkan kegiatan akademik dengan pembentukan jiwa nasionalisme yang kuat.
Tujuan utama didirikannya Paskibra MTs Al Marjan tidak hanya sebatas melatih siswa untuk baris-berbaris semata. Lebih dari itu, program ini menjadi sarana pengembangan bakat siswa dalam hal kepemimpinan, kedisiplinan, dan kerja sama tim. Paskibra menjadi laboratorium karakter, tempat para siswa belajar menjadi pribadi yang tangguh, bertanggung jawab, dan mampu menyalurkan kreativitas mereka dalam bentuk kegiatan yang positif.
Seiring berjalannya waktu, Paskibra Kesatrian Garuda Syadziliyah berhasil menarik minat banyak siswa dari berbagai kelas. Mereka datang dengan semangat tinggi, siap mengikuti latihan rutin di bawah terik matahari maupun hujan ringan, demi mengasah kemampuan serta menanamkan semangat cinta tanah air sejak dini. Tidak hanya saat perayaan Hari Kemerdekaan, mereka juga aktif dalam berbagai kegiatan sekolah dan kepramukaan lainnya.
Chandra Hidayatullah, selaku Pembina Paskibra MTs Al Marjan, mengungkapkan kebanggaannya atas antusiasme para siswa. “tujuan adanya paskibra Mts Al Marjan untuk mengembangkan bakat anak anak dalam disiplin untuk menjalankan kreatifitas siswa dalam hal baris berbaris selain itu juga paskibra MTs al marjan dikaitkan dengan nama Syadziliyah tujuannya untuk meningkatkan kepercayaan paskibra al marjan dalam hal spiritual hingga akhirnya paskibra dengan jiwa ksatria dan spiritual” ujarnya kepada Radar Banten.
Ia juga menyampaikan bahwa ke depan, program Paskibra akan diperluas dengan menambahkan pelatihan kepemimpinan dan kegiatan sosial. Selain itu saat ini anggota paskibra ada lebih dari 30 orang dan pengurus nya terdiri dari 5 orang.
“Kami ingin menjadikan Paskibra sebagai gerakan yang lebih luas, bukan hanya di bidang baris-berbaris, tetapi juga menyentuh aspek sosial, kemasyarakatan, dan kepemimpinan. Kami akan menggandeng alumni dan pihak luar untuk mendukung kemajuan adik-adik kita,” tambah Chandra.
Diketahui agenda Paskibra Al Marjan dipenuhi dengan kegiatan latihan rutin setiap Minggu, mempersiapkan anggota untuk seleksi pengibaran kecamatan dan kabupaten dan kegiatan” religi seperti pengajian kitab kunin dan hafalan Al Qur’an dan yang lainnya.
Sementara itu, Ilham selaku pelatih utama Paskibra, memberikan apresiasi tinggi kepada siswa yang tergabung dalam pasukan ini. Menurutnya, meskipun usia mereka masih tergolong muda, semangat dan daya juangnya sangat luar biasa.
“Mereka rela mengorbankan waktu istirahat, datang latihan sepulang sekolah, bahkan saat libur pun tetap hadir. Ini menunjukkan bahwa jiwa nasionalisme bisa tumbuh dari usia dini, asal ada tempat dan pembinaan yang tepat,” tuturnya.
Ilham juga menambahkan bahwa dalam waktu singkat, anak-anak sudah menunjukkan peningkatan yang signifikan, baik dalam teknik baris-berbaris maupun etika kedisiplinan. “Untuk kedepannya paskibra Al Marjan akan berkontribusi dalam kegiatan seperti event LKBB antar tingkat dan mempersiapkan calon paskibraka kecamatan dan kabupaten yang terbaik dan masih banyak agenda lainya yang kami akan siapkan satu tahun kedepan,” tuturnya.
Ia berharap, sebagai pelatih sangat bangga dan akan terus memotivasi mereka untuk lebih berkembang. Menurutnya bahwa dari paskibra akan lahir generasi penerus bangsa yang berkarakter dan siap bersaing di masa depan.
“Harapan kami ialah bisa mengembangkan dan memperkenalkan paskibra yang berada di pondok pesantren dan memotivasi pesantren-pesantren yang ada di kabupaten Lebak maupun pesantren di seluruh Indonesi,” pungkasnya.
Paskibra Kesatrian Garuda Syadziliyah bukan hanya tentang baris-berbaris, melainkan simbol dari komitmen MTs Al Marjan untuk mencetak generasi yang unggul secara karakter dan nasionalisme. Dengan berbagai kegiatan positif yang dilakukan, mereka telah membuktikan bahwa sekolah madrasah pun mampu melahirkan kader-kader muda yang mencintai negeri ini sepenuh hati.
Dengan semangat dan bimbingan dari para pembina serta pelatih, Paskibra MTs Al Marjan terus menunjukkan eksistensinya sebagai ekstrakurikuler unggulan. Harapannya, keberadaan mereka tidak hanya memberi dampak di lingkungan sekolah, tetapi juga menjadi inspirasi bagi sekolah-sekolah lainnya di wilayah sekitar.
Di usia yang masih muda, Paskibra Kesatrian Garuda Syadziliyah telah menunjukkan bahwa dengan niat, semangat, dan kerja keras, segala cita-cita besar bisa dimulai dari langkah-langkah kecil namun bermakna. Mereka adalah harapan bangsa yang sedang ditempa bukan hanya untuk mengibarkan bendera, tapi juga membangun masa depan Indonesia yang lebih baik. (NDI/BAM)
Reporter : Nurandi
Editor : Bayu Mulyana











