PANDEGLANG,RADARBANTEN.CO.ID–Jelang Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, berkah rupanya ikut dirasakan para pedagang musiman bendera merah putih dan pernak-pernik kemerdekaan di Kabupaten Pandeglang.
Biasanya, perayaan tersebut akan melibatkan upacara bendera, parade, pawai, acara budaya, dan berbagai kegiatan nasional lainnya.
HUT RI juga menjadi momen penting untuk mengenang dan merayakan semangat perjuangan para pahlawan yang berjuang untuk kemerdekaan Indonesia.
Pantauan Radar Banten di sejumlah titik jalan protokol Pandeglang, tampak pedagang musiman mulai ramai menjajakan dagangan khas Agustusan. Mulai dari bendera merah putih berbagai ukuran, umbul-umbul, hingga aksesoris lomba kemerdekaan.
Salah satunya Karyo, pedagang asal Cirebon yang menjual pernak-pernik HUT RI ke-80, yang mengaku bisa meraup omzet hingga jutaan rupiah setiap minggunya.
“Sudah 16 tahun saya jualan di Pandeglang tiap Agustus. Sekarang saya pindah ke sini (pinggir jalan), soalnya Alun-alun udah nggak boleh dipakai jualan,” ungkap Karyo saat ditemui di lapaknya, Kamis 7 Agustus 2025.
Berbagai jenis bendera dan perlengkapan kemerdekaan ia jual dengan harga bervariasi. Untuk bendera kecil yang biasa dipasang di motor dibanderol mulai Rp5.000, sedangkan ukuran besar bisa mencapai Rp180.000. Umbul-umbul dijual dengan harga mulai dari Rp25.000.
“Kalau ramai, sehari bisa dapet lebih dari Rp500 ribu. Kalau seminggu bisa nyampe Rp5 juta kalau lagi ramai,” jelasnya.
Karyo mengaku optimis tahun ini penjualannya akan meningkat dibanding dua tahun sebelumnya yang cenderung sepi.
Ia menilai imbauan dari Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto agar masyarakat memasang bendera merah putih di rumah masing-masing bisa jadi pendorong tingginya permintaan.
“Harapannya tahun ini lebih baik dari tahun-tahun kemarin. Dua tahun kemarin sepi banget. Tapi sekarang udah mulai mendingan,” ucapnya.
Reporter: Moch Madani Prasetia
Editor: Agung S Pambudi











