JAKARTA,RADARBANTEN.CO.ID–Banyak pengendara yang awalnya nyaman dengan motor ber-CC kecil mulai kepincut beralih ke motor dengan kapasitas mesin yang lebih besar.
Entah karena alasan performa, gaya, atau kebutuhan touring jarak jauh, naik kelas ke motor CC besar memang menggoda.
Tapi ingat, pindah dari motor kecil ke motor besar bukan sekadar soal tambah tenaga — ada teknik dan kebiasaan yang perlu disesuaikan.
Berikut panduan teknis buat kamu yang baru mau atau sedang beradaptasi, dari Bripka Deri Priyadi, Instruktur Safety Riding Ditlantas Polda Banten :
⸻
- Kenali Karakter Mesin
Motor CC kecil biasanya punya putaran mesin cepat dan ringan, sedangkan motor CC besar punya torsi melimpah di putaran rendah.
Artinya, kamu nggak perlu sering-sering memutar gas terlalu tinggi. Salah sedikit, bisa bikin motor lompat. Latihan di area sepi sebelum terjun ke jalan raya itu wajib.
- Pahami Berat dan Keseimbangan
Motor besar rata-rata punya bobot 180–250 kg atau lebih. Saat berhenti, posisikan kaki dengan mantap di tanah.
Biasakan juga memindahkan motor secara perlahan saat parkir — tenaga tangan dan teknik dorong-tarik sangat berperan di sini.
- Ubah Gaya Pengereman
Kalau di motor kecil kamu mungkin sering mengandalkan rem belakang, di motor besar rem depan punya peran dominan.
Sistem pengeremannya juga lebih sensitif. Gunakan kombinasi rem depan dan belakang secara proporsional, apalagi saat kecepatan tinggi.
- Latihan Manuver di Kecepatan Rendah
Kecepatan rendah adalah momen paling tricky di motor besar. Lakukan latihan figure eight (membentuk angka 8) atau slow riding untuk membiasakan diri dengan titik keseimbangan dan radius belok yang lebih lebar. - Perhatikan Posisi Berkendara
Motor besar menuntut posisi tubuh yang lebih tegak atau condong sesuai tipenya (naked, sport, touring).
Pastikan tangan tidak tegang, bahu rileks, dan lutut menempel ke tangki untuk kestabilan.
- Atur Emosi dan Mental
Godaan untuk “tes tenaga” memang besar. Tapi ingat, motor besar punya akselerasi tinggi dan butuh kontrol penuh.
Berkendara dengan sabar dan observasi kondisi lalu lintas adalah kunci keselamatan.
- Pelajari Transmisi dan Gear Ratio
Beberapa motor besar punya 5–6 percepatan dengan jarak gigi lebih panjang.
Latih feeling kapan waktu tepat pindah gigi untuk efisiensi dan kenyamanan berkendara.
Banyak instruktur safety riding menyarankan pengendara pemula di motor besar untuk mengikuti pelatihan resmi.
Selain menambah skill, kamu juga bisa belajar teknik emergency braking, cornering, dan kontrol penuh di berbagai situasi.
Beralih ke motor CC besar memang memberikan pengalaman berkendara yang seru, tapi tanpa adaptasi yang tepat, risikonya juga meningkat.
Jadi, sebelum gaspol di jalan, pastikan teknik dan mental kamu sudah siap.
Reporter: Krisna Widi











