SERANG,RADARBANTEN.CO.ID – Tempat Pembuangan Sampah Akhir (TPSA) Cilowong membutuhkan 1.000 ton sampah agar bisa menarik investor.
Sedangkan kapasitas timbulan sampah di Kota Serang masih berkisar antara 340 hingga 500 ton per hari.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Serang, Farach Richi mengaku, sudah terdapat sejumlah investor yang ingin masuk ke Kota Serang untuk pengelolaan sampah menjadi energi listrik.
“Baru dua yang benar-benar melakukan kajian dan pengajuan proposal. Kami akan evaluasi dulu bersama bagian pemerintahan dan hasilnya akan dilaporkan kepada Walikota,” kata Farach, Sabtu, 9 Agustus 2025.
Menurutnya, para calon investor saat ini masih dalam tahap penjajakan sambil menyesuaikan model kerja sama yang sesuai dengan regulasi dan kondisi lokal.
“Saat ini, volume sampah di Kota Serang mencapai 340 hingga 500 ton per hari, sedangkan kebutuhan untuk operasional proyek PSEL minimal 800 hingga 1.000 ton per hari,” ungkapnya.
Reporter: Nahrul Muhilmi
Editor: Agung S Pambudi











