LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID – Penerangan jalan umum (PJU) rusak di sejumlah ruas jalan nasional di Lebak kian dikeluhkan warga. Lampu yang mati, tiang rusak, hingga pencahayaan minim membuat jalur vital seperti Rangkasbitung–Bogor dan Jalan Jenderal Sudirman gelap gulita saat malam hari. Situasi ini membuat pengendara, terutama roda dua, berada dalam kondisi rawan kecelakaan.
Pantauan Radar Banten di lapangan menunjukkan, banyak titik PJU yang tidak menyala, bahkan ada yang hilang atau rusak parah. Lampu yang masih berfungsi pun cahayanya redup dan tidak mampu menjangkau badan jalan secara maksimal. Akibatnya, banyak pengendara harus mengandalkan lampu kendaraan masing-masing — yang tidak memadai untuk jalur selebar itu.
Iyan, warga Desa Mekarsari, Kecamatan Sajira, menuturkan bahwa jalur Rangkasbitung–Bogor nyaris tanpa penerangan sejak setahun terakhir.
“Kalau malam, jalanan gelap sekali. Kadang sampai tidak kelihatan kendaraan dari lawan arah kalau lampu motor redup,” ujarnya kepada RADARBANTEN.CO.ID, Kamis 14 Agustus 2025.
Iyan mengaku resah karena kondisi ini dialami warga setiap malam, terutama saat jam pulang kerja. Ia meminta pemerintah tidak tinggal diam.
“Kalau bisa jangan menunggu ada korban kecelakaan dulu. Perbaiki saja, supaya warga aman dan nyaman berkendara di malam hari,” katanya.
Keluhan serupa datang dari Hedi, warga Rangkasbitung. Ia menyebut Jalan Jenderal Sudirman sangat gelap pada malam hari, meski arus kendaraan padat. Ia menilai kondisi tersebut membahayakan keselamatan pengguna jalan.
“Ini jalannya kan ramai, tapi kalau malam kondisinya seperti jalan desa yang tidak ada lampunya,” ucapnya.
Menurut Hedi, risikonya semakin besar saat cuaca buruk.
“Kalau gelap dan hujan, risikonya dua kali lipat. Bisa-bisa kita tidak melihat lubang atau kendaraan yang melaju pelan di depan,” katanya.
Hedi berharap ada penanganan cepat, meski bersifat darurat, tanpa menunggu program rutin tahunan.
“Jangan tunggu program tahunan, perbaikan darurat saja dulu. Karena ini menyangkut nyawa pengguna jalan,” tegasnya.
Sampai berita ini diturunkan, belum ada tanggapan dari instansi terkait. Warga berharap pemerintah daerah maupun kementerian terkait segera turun tangan dan memperbaiki kondisi PJU demi keselamatan pengguna jalan.
Editor : Merwanda










