RADARBANTEN.CO.ID – Bayangkan menempuh jarak 1.507 kilometer dari Merak ke Banyuwangi hanya dengan sepeda, tanpa dukungan tim, dan harus menyelesaikannya dalam waktu terbatas. Inilah tantangan ekstrem di Bentang Jawa 2025, ajang ultra cycling tahunan yang kembali menyuguhkan cerita seru, rekor baru, hingga drama mendebarkan.
Tahun ini, Bentang Jawa bukan sekadar lomba. Ia jadi panggung pembuktian, dari pesepeda profesional sampai duet keluarga yang mencuri perhatian.
Azrul Ananda dan Joko Sumalis Finish Nyaris Tengah Malam
Founder Mainsepeda, Azrul Ananda, bersama tandemnya Joko Sumalis, sukses menyelesaikan lintasan dari barat ke timur Pulau Jawa dalam waktu 138 jam 2 menit. Mereka mencapai garis finis pada Jumat malam pukul 23.32 WIB dan menempati posisi ketiga kategori Pair.
“Kita tidur proper. Setiap hari nginep. Disiplin. Buktinya yang nggak nginep cuma beda dua jam di depan kita,” ujar Azrul lewat akun IG @mainsepedacom.
Duet Ayah-Anak Tampil Tak Terduga
Sorotan utama di kategori Pair jatuh kepada pasangan Miswanto dan Yusuf Kibar. Mereka keluar sebagai juara dengan catatan waktu 115 jam 5 menit 53 detik. Menariknya, niat awal mereka hanya ingin bersantai.
“Tadinya niatnya wisata, finish mepet-mepet COT. Tapi bapak malah ngajak kebut-kebutan,” ungkap Yusuf, menceritakan perubahan strategi di tengah jalan.
Stephen Lane Pecahkan Rekor Solo Pria
Di kategori Men Solo, pesepeda asal Australia Stephen Lane tampil luar biasa. Ia menuntaskan rute dengan waktu 3 hari 5 jam 17 menit, memecahkan rekor tahun sebelumnya milik Yusuf Kibar dengan selisih hampir empat jam.
“Saya bilang saya bakal sampai saat makan siang. Dan ya bener, saya sampai duluan lalu makan siang,” ujar Lane dengan santai. Meski puas, ia sempat menyayangkan adanya gangguan dari salah satu penonton di rute.
Citra Dewi Saraswati Kembali Mendominasi
Di sektor Women Solo, Citra Dewi Saraswati membuktikan dirinya tak tergoyahkan. Ia mencatatkan kemenangan ketiga setelah sebelumnya juara di edisi 2021 dan 2022. Tiga kali ikut, tiga kali menang.
Drama DNF dari Om Ray
Ajang ini juga diwarnai perjuangan dramatis dari Om Ray alias Johnny Ray. Sempat hampir tersingkir di checkpoint pertama, ia bangkit dan berhasil lanjut ke checkpoint dua. Namun langkahnya terhenti sebelum garis akhir karena dinyatakan Did Not Finish.
Perjuangan Belum Selesai
Bentang Jawa 2025 akan resmi berakhir Sabtu sore, 16 Agustus pukul 17.30 WIB. Beberapa peserta masih berada di jalan, berpacu dengan waktu untuk bisa menyelesaikan tantangan sebelum batas akhir.
Hasil Sementara Bentang Jawa 2025
Kategori Pair
Juara pertama: Miswanto dan Yusuf Kibar
Juara kedua: Asril Kurniawan dan Muhammad Rifqi
Juara ketiga: Azrul Ananda dan Joko Sumalis
Kategori Men Solo
Juara pertama: Stephen Lane
Juara kedua: Rama Wieland (masih menuju finis)
Juara ketiga: Qorie Muhammad
Kategori Women Solo
Juara: Citra Dewi Saraswati
Bentang Jawa 2025 sekali lagi membuktikan bahwa di balik jarak ekstrem dan fisik yang diuji, selalu ada kisah mental baja, kejutan manis, dan strategi unik yang bikin ajang ini makin layak ditunggu setiap tahunnya.
Kalau kamu hanya kuat naik sepeda ke warung, cerita-cerita ini bisa jadi inspirasi—atau bahan untuk mikir dua kali sebelum coba ikut tahun depan.
Editor : Merwanda











