LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak bersiap menggelar ajang Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat kabupaten tahun 2025 yang dijadwalkan berlangsung pada Oktober mendatang. Namun hingga kini, penentuan tuan rumah masih mengerucut pada dua kandidat kuat: Kecamatan Rangkasbitung dan Kecamatan Cibadak.
MTQ kali ini disebut bakal digelar bertepatan dengan peringatan Hari Santri Nasional pada 22 Oktober, menjadikannya momen religius sekaligus strategis dalam pembinaan dan pencarian qori-qoriah terbaik asal Lebak.
“Ya, hasil rapat pekan kemarin yang dipimpin langsung Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Lebak, kisaran pelaksanaan MTQ tingkat Kabupaten Lebak tahun 2025 ini pada bulan Oktober atau momentumnya beriringan dengan peringatan Hari Santri 22 Oktober,” kata Kabag Kesra Setda Lebak, Ihan Fitriana, Selasa 19 Agustus 2025.
Meski tanggal pelaksanaan sudah digambarkan, lokasi penyelenggaraan masih menunggu keputusan final dari Bupati. Dua kecamatan yang bersaing sebagai tuan rumah MTQ memiliki daya dukung infrastruktur dan kesiapan panitia yang sama kuat.
“Dalam waktu dekat ini, Pak Asda I sebagai ketua umum LPTQ akan melaporkannya kepada Pak Bupati. Nanti selebihnya, menunggu penetapan dan arahan dari bupati,” ujar Ihan yang juga menjabat Ketua PGRI Lebak.
Ihan menyampaikan harapan besar agar gelaran MTQ berjalan lancar, aman, dan kondusif. Tak hanya sebagai acara seremonial tahunan, MTQ Kabupaten Lebak diharapkan melahirkan qori dan qoriah unggulan yang siap bersaing di level Provinsi Banten.
Jika MTQ tahun ini bertepatan dengan Hari Santri, maka ekspektasi publik pun turut meningkat: ajang ini bukan sekadar perlombaan, melainkan bagian dari roadmap pembinaan generasi qurani di Lebak.
Editor : Merwanda











