LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak kembali menegaskan komitmennya untuk mewujudkan wilayahnya sebagai Kabupaten Kota Sehat (KKS). Program ini bukan sekadar agenda sektor kesehatan, tetapi menjadi roadmap pembangunan berbasis partisipasi masyarakat dan kolaborasi lintas instansi.
Kepala Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bapperinda) Lebak, Yosep M Holis, menyampaikan bahwa penyelenggaraan KKS bukanlah pekerjaan satu dinas. Kunci suksesnya justru ada pada keterlibatan seluruh elemen, mulai dari pemerintah, swasta, masyarakat, hingga forum-forum warga di level desa dan kelurahan.
“Ini kolaborasi dan komitmen penuh serta dukungan pemerintah, swasta, masyarakat dan lintas sektoral dalam mewujudkan KKS,” ujar Yosep, Selasa 19 Agustus 2025.
Menurut Yosep, Kabupaten Lebak telah memulai langkah menuju predikat KKS sejak 2014 melalui pembentukan Forum Kabupaten Lebak Sehat (FKLS) yang melibatkan unsur masyarakat dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Bahkan di tingkat kecamatan dan desa, telah terbentuk Forum Komunikasi Desa Sehat dan Pokja Desa/Kelurahan Sehat sebagai perpanjangan partisipasi masyarakat.
Namun, program ini sempat mengalami kevakuman akibat pandemi Covid-19 dan berakhirnya masa kepengurusan FKLS periode 2014-2019.
“Di tahun 2025 ini bersamaan dengan adanya pergantian Kepemimpinan Daerah dan Penyusunan RPJMD 2025-2029, maka akan dilakukan juga penyesuaian terhadap kepengurusan dan Program Kerja FKLS untuk Periode 2025-2029. Lebak menunggu SK Bupati untuk Pembentukan FKLS dulu. Setelah itu menyusun rencana aksi,” jelasnya.
Yosep menegaskan bahwa pencapaian predikat Kabupaten Kota Sehat tidak cukup hanya dari sisi infrastruktur, tetapi juga keberhasilan membangun koordinasi lintas sektor secara sistematis dan konsisten.
“Koordinasi yang efektif memungkinkan berbagai organisasi, lembaga pemerintah, dan pemangku kepentingan lainnya untuk bekerja bersama secara terpadu untuk mencapai tujuan kesehatan masyarakat,” tegasnya.
Dukungan kebijakan dan komitmen pimpinan daerah akan menjadi fondasi penting dalam mengakselerasi program ini. Lebak menargetkan revitalisasi forum dan program aksi KKS berjalan optimal mulai akhir 2025, seiring masuknya RPJMD baru.
Editor : Merwanda











