LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID- Laga panas berlangsung antara Persija Jakarta melawan Malut United di Jakarta International Stadium (JIS), Sabtu 23 Agustus 2025 Hasil akhirnya, Persija ditahan imbang 1–1 oleh Malut United begitu mengguncang hingga memancing amarah kesebelasan tuan rumah, The Jack.
Pertandingan berjalan intens sejak awal. Persija sempat menguasai jalannya pertandingan di babak pertama, namun gagal memecah kebuntuan hingga turun minum. Dominasi Persija terhalang oleh serangan balik cepat yang dilancarkan Malut United
Pada menit ke-60, situasi semakin memanas ketika Persija harus bermain dengan 10 pemain setelah Ilham Rio Fahmi diganjar kartu merah akibat pelanggaran yang melanggar aturan VAR. Hal ini memicu frustrasi pendukung tuan rumah.
Malut United mampu memanfaatkan keunggulan jumlah pemain. Yance Sayuri menjadi pahlawan dengan mencetak gol spektakuler lewat tembakan jarak jauh pada menit ke-72—mengakhiri rekor clean sheet Persija di musim ini.
Persija tidak tinggal diam. Pada menit ke-82, Maxwell Souza De Lima menyamakan kedudukan dengan tendangan keras dari sudut sempit. Gol itu membangkitkan semangat dukungan fans di JIS.
Namun, kehebohan belum usai. Setelah gol penyama itu, terjadi cekcok antara bench Malut United dan suporter Persija, The Jakmania, yang sempat menghentikan jalannya laga sejenak. Selain itu ada lemparan sepatu kepada Ciro Alvas dari oknum suporter Persija.
Dalam laga ini, Pelatih Malut United Hendri Susilo kemudian menilai bahwa gesekan tersebut adalah sesuatu yang wajar terjadi dalam pertandingan dengan tensi tinggi.
Setelah laga, Hendri Susilo mengakui bahwa kartu merah terhadap Persija menjadi titik balik penting bagi timnya. Menurutnya, keberuntungan turut berpihak kepada Malut United, yang sebelumnya kesulitan menembus pertahanan tuan rumah.
Dengan hasil imbang ini, Malut United secara resmi menjadi tim pertama yang berhasil mendapatkan poin dari kandang Persija di musim ini. Kedua tim kini bersiap menyongsong laga selanjutnya, dengan Malut United membawa modal positif dan persiapan matang.
Editor: Bayu Mulyana











