SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Program Bangun Jalan Desa Sejahtera (Bang Andra) yang jadi program unggulan Gubernur Banten Andra Soni sangat disambut oleh warga Banten. Khususnya, bagi mereka, warga desa yang sudah mendambakan jalan desa yang mulus.
Sejak diluncurkan pada bulan Mei 2025 lalu, ratusan proposal pengusulan program Bang Andra sudah memenuhi Kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Banten sebagai pihak pelaksanan program ini.
Kepala DPUPR Banten Arlan Marzan membenarkan. Hingga kini pihaknya sudah mendapati usulan pembangunan jalan desa hingga 2,500 Kilometer (Km). Namun, kata Arlan, pihaknya tidak bisa langsung mengeksekusi semua usulan itu.
“Tentu semua usulan akan kita laksanakan, tapi secara bertahap. Karena kita memiliki keterbatasan anggaran,” katanya, Minggu 24 Agustus 2025.
Dikatakannya, program ini telah masuk sebagai program strategis daerah dalam Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025-2029. Makanya, kedepan program ini akan terus dianggarkan setiap tahunnya guna mencapai pemertaan pembangunan hingga setiap pelosok desa.
“InsyaAllah di Perubahan APBD 2025 ini juga akan ada penambahan untuk 20 ruas jalan, sehingga total tahun ini ada 60 ruas jalan,” kata Arlan.
Ia menegaskan, program ini juga merupakan bagian dalam rangka mendukung Astacita Presiden Indonesia yakni membangun dari desa. Ia pun membantah adanya politisasi dalam pelaksanaan program ini.
Sebab, dalam pelaksanaannya, pihaknya membuat tim khusus untuk melakukan verifikasi terhadap setiap usulan masyarakat terkait program ini.
“Kriterianya jelas, yaitu jalan akses pertanian, pendidikan, kesehatan dan mempunyai lebar minimal 3 meter. Setiap usulan akan kita cek profosal juga gambar desainnya, jadi mohon bersabar jika usulannya belum ditindaklanjuti,” tegasnya.
Editor: Bayu Mulyana











