SERANG,RADARBANTEN.CO.ID- Wakil Bupati Serang Muhammad Najib Hamas mendatangi Rumah Sakit (RS) Hermina Ciruas pada Sabtu 6 September 2025.
Kedatangan Najib guna menindaklanjuti informasi yang beredar di media terkait dengan dugaan penolakan pasien BPJS kesehatan yang dilakukan oleh pihak rumah sakit.
Pantauan di lokasi, Najib Hamas didampingi oleh anggota DPRD Komisi II DPRD Kabupaten Serang Eis Herawati. Saat tiba di rumah sakit, Najib sempat berbincang dengan keluarga pasien yang tengah berada di ruang tunggu.
Setelah itu, Najib Hamas juga kemudian bertemu dengan pihak manajemen rumah sakit yang ada saat itu guna menggali informasi yang beredar di media.
Namun, saat meminta penjelasan, pihak yang menemui najib hamas mrngaku tidak dapat memberikan penjelasan karena tidak memiliki kewenangan.
Najib mengaku merasa gelisah dengan informasi yang beredar terkait adanya dugaan penolakan yang dilakukan oleh pihak rumah sakit terhadap pasien BPJS.
“Jadi tadi saya Sidak ingin bertemu dengan manajemen tapi rupanya manajemennya sedang tidak ada tempat dan segera mungkin kita akan minta ketemu untuk meminta klarifikasi kronologis kejadian sebenarnya,” katanya, Sabtu 6 September 2025.
Ia mengatakan, tidak bolah ada rumah sakit di Kabupaten Serang yang melakukan penolakan terhadap pasien, termasuk pasien BPJS kesehatan baik rumah sakit milik pemerintah maupun rumah sakit swasta. Menurutnya, layanan yang dilakukan harus sesuai dengan Standar Pelayanan Minimum (SPM) rumah sakit.
Ia menegaskan, meakipun ada sisi bisnis dari rumah sakit, nilai yang harus dikedepankan oleh pihak rumah sakit ialah nilai-nilai kemanusiaan. Sehingga ketika ada kegawatdaruratan maka harus ada tindakan cepat yang diambil oleh pihak rumah sakir.
“Jadi mengedepankan pertolongan, terkait dengan administrasi itu bisa dikoreksikan dengan administrasi terkait. Jadi mendahulukan menyelamatkan nyawa itu yang pertama,” tegasnya.
Ia mengaku tidak ingin lagi mendengar ada tenaga kesehatan maupun rumah sakit yang menunda atau bahkan melakukan penolakan terhadap pasien di Kabupaten Serang.
“Kondisi ini memprihatinkan dan ini adalah terkait dengan nyawa warga Kabupaten Serang. Pelayanan yang harus bisa dimaksimalkan untuk menyelamatkan nyawa warga Kabupaten Serang,” ujarnya.
Najib mengaku, akan memanggil pihak manajemen rumah sakit untuk memberilan klarifikasi terkait adanya dugaan penolakan pasien tersebut.
Reporter: Ahmad Rizal Ramdhani
Editor: Aditya











