Home Pandeglang

JRSCA Ujung Kulon Jadi Lokasi Perkawinan Badak Jawa, Bukan Habitat Buatan

Purnama Irawan by Purnama Irawan
Senin, 8 September 2025 15:25
in Pandeglang
0
JRSCA Ujung Kulon Jadi Lokasi Perkawinan Badak Jawa, Bukan Habitat Buatan

Kawasan JRSCA menjadi lokasi pengembangan populasi Badak Jawa di Taman Nasional Ujung Kulon, Kabupaten Pandeglang.

0
SHARES
37
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Kawasan Javan Rhino Study and Conservation Area (JRSCA) di Taman Nasional Ujung Kulon (TNUK) kini menjadi pusat perhatian. Area yang dikelola khusus ini bukanlah habitat buatan, melainkan habitat asli Badak Jawa yang difungsikan untuk meningkatkan peluang perkembangbiakan satwa langka tersebut.

Kepala Balai TNUK, Ardi Andono, menegaskan bahwa translokasi Badak Jawa ke JRSCA bukan berarti memindahkan satwa ke luar habitat alaminya. Translokasi ini hanya memindahkan individu dari Semenanjung Ujung Kulon ke lokasi lain dalam kawasan yang sama, yang telah dinilai aman secara ekologis.

“JRSCA itu masih di dalam kawasan TNUK. Hingga 2019, ada enam individu badak yang terpantau di area tersebut,” ujar Ardi kepada RADARBANTEN.CO.ID, Senin 8 September 2025.

Ia menambahkan, JRSCA bukan habitat buatan, melainkan bagian dari habitat asli Badak Jawa. Perbedaannya, kawasan ini diberi pagar untuk meningkatkan keamanan, memudahkan pemantauan, dan memperbesar peluang perkawinan alami.

“Dengan pengelolaan khusus, individu jantan dan betina lebih mudah bertemu sehingga dapat mempercepat proses kawin,” jelasnya.

JRSCA memiliki luas 5.100 hektare dan difungsikan sebagai second population area. Lokasinya tidak jauh dari habitat utama, dibatasi pagar yang dibangun bertahap sejak 2010 hingga 2022. Kawasan ini juga dilengkapi paddock seluas 40 hektare yang terbagi menjadi empat kompartemen, serta paddock pengembangan seluas 25 hektare.

Menurut Ardi, kehadiran pagar pengaman penting untuk meminimalkan ancaman dari luar, sekaligus meningkatkan peluang perkawinan alami. “Translokasi ini bukan bentuk pengurungan, melainkan strategi konservasi agar populasi Badak Jawa lebih sehat dan berkelanjutan,” katanya.

Balai TNUK berharap masyarakat mendukung program translokasi Badak Jawa ini. “Keberhasilan program akan menentukan masa depan spesies ikonik Indonesia di habitat aslinya,” pungkas Ardi.

Editor: Aas Arbi 

Tags: badak jawaBalai TNUKBTNUKJRSCAKonservasiperkawinan badakpopulasi badakTaman Nasional Ujung KulonTNUKtranslokasi
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Harga Kedelai Naik, Perajin Tahu di Pandeglang Terpaksa Perkecil Ukuran

Next Post

Kebakaran Peternakan Ayam di Lebak Hanguskan 8.500 Ekor, Kerugian Capai Rp400 Juta

Next Post
Kebakaran Peternakan Ayam di Lebak Hanguskan 8.500 Ekor, Kerugian Capai Rp400 Juta

Kebakaran Peternakan Ayam di Lebak Hanguskan 8.500 Ekor, Kerugian Capai Rp400 Juta

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

STIA MYB

Ketua Baru STIA MYB Ditarget Bentuk Jurusan Baru

by Ahmad Rizal Ramdhani
Selasa, 4 Agustus 2026 16:10
0

SERANG,RADARBANTEN.CO.ID - Ketua baru Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Maulana Yusuf Banten (STIA MYB) periode 2025-2030 telah resmi dilantik. Ia tak...

Anggota DPRD Tangsel Gus Andi Wibowo

Anggota DPRD Tangsel Gus Andi Wibowo Dikabarkan Meninggal dalam Kecelakaan di Tol Purwakarta

by Syaiful Adha
Selasa, 4 Agustus 2026 16:05
0

KOTA TANGSEL, RADARBANTEN.CO.ID - Kabar duka datang dari DPRD Kota Tangerang Selatan. Anggota DPRD Tangsel, Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB),...

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2026 RadarBanten.