slot bcaslot bonus new memberslot ovoslot server thailandslot pulsa tanpa potongankaka hokiempire88tuanpencetempire88raja botaknaga empirenaga empire
radarbanten.co.id
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
radarbanten.co.id
No Result
View All Result
Home Humaniora

Banten; Kaya Akan Nilai Filosofis, Miskin Visual (2-habis)

Redaksi by Redaksi
16-09-2025 08:32:51
in Humaniora
Banten; Kaya Akan Nilai Filosofis, Miskin Visual (1)

Mahdiduri

Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

Oleh: Mahdiduri

Catatan #2 Sayembara Logo HUT Banten

Baca Juga :

Menunaikan Janji, Merawat Marwah, Kado Indah Untuk Madrasah 

Puasa Proses Pembentukan Jati Diri

Puasa Mengikis Kesombongan

Tragedi Administratif Misbahul dan Fenomena Inses Birokrasi dalam Struktur Masyarakat Sipil

LANTAS bagaimana capaian komunikasi visual pemimpin daerah selepas Banten menjadi pro­vin­si pada 2020? Se­­iring per­kem­ba­ngan tek­no­logi, berkem­bang pula gaya ko­mu­nikasi vi­sual pemim­pin dae­rahnya (meng­ingat tren ko­munikasi visual dipenga­ru­hi kondisi po­litik dan ke­pe­­mim­pinan daerah). Ada satu komunikasi visual yang dilestarikan sampai saat ini, yaitu penyertaan foto kepala daerah di setiap media publikasi pemerintahan. Di Banten, tren ini muncul di era gubernur Rt. Atut Chosyiah, dengan tujuan indoktrinasi populis kepala daerah untuk kepentingan pemilukada.

Tren ini tidak bisa dihindari mengingat sudah menjadi kebutuhan kepala daerah itu sendiri terhadap eksistensi politis. Sebuah investasi “dangkal” tapi dirasa “efektif”.

Kaya nilai kebantenan, miskin citarasa visual

Kondisi inilah yang saya rasakan sedang ter­jadi di Provinsi Banten (minus Tange­rang). Seperti orang kaya baru yang gagap de­­ngan kekayaan yang didapatkannya, se­muanya diinginkan tanpa menimbang yang dibutuhkan. Jalan-jalan ke luar dae­rah hanya sekedar menghasilkan keka­guman, bahan gosip dan prestise, menjadi gagap ketika kekaguman itu coba diterap­kan di rumah sendiri. Romantisme akut ke­ban­tenan tidak dibarengi dengan ke­mampuan dalam mencecap citarasa vi­sual, yang ada hanya sebatas garis, warna sembarang tanpa menimbang makna sehingga komunikasi terasa hambar.

Contoh kecil hal itu terjadi di sayembara logo HUT Banten beberapa tahun ini. Ba­gaimana nilai kebantenan dikotak-ko­takan berdasarkan demografi, nilai sejarah ke­sultanan hanya sekedar menjadi nafsu tanpa tahu bagaimana cara yang elok meng­gambarkannya. Yang hadir adalah gam­bar-gambar tumpang tindih mewakili kab/kota, sementara visi sebuah provinsi, misi kepala daerah dihilangkan seram­pangan, hanya menyisakan teks-teks slo­gan yang mati.

Keberadaannya didesain tanpa arah yang jelas oleh individu yang “dipaksa me­­­rasa mengerti” mengenai komunikasi visual, sehingga tren yang berkembang saat ini dinafikan dan berkubang di konsep lawas. Tokoh masyarakat yang memahami sejarah hanya sekedar jadi stempel legalitas kesesuaian simbolik dengan nilai keban­tenan. Lantas dimana praktisi komunikasi visual? Mereka dianggap tidak diperlukan, toh hanya sekedar gambar, yang penting ada dan terserap.

Sangat disayangkan, Ironman hanya ada diko­munikasi visual barat, di sini hanya ada ironi.Kondisi yang bertolak belakang dengan komitmen gubernur Banten untuk menciptakan ekosistem kreativitas yang layak, sehat dan berdaya saing.

Visual hanya berhenti pada level “or­na­­men”, tidak berfungsi sebagai identitas yang mengikat masyarakat. Adapun ke­cendrungan visual yang ada sebagai be­ri­kut, (1) Tipografi: minim eksplorasi, se­­kadar font dekoratif generik. Padahal ti­po­grafi bisa digali dari aksara lokal, ka­ligrafi, atau ornamen khas Banten. (2) Do­minasi warna cerah acak tanpa makna psi­kologis (3) Komposisi: elemen visual di­tempel seadanya, tanpa irama visual. Sebaiknya menggunakan pola modular yang menyatukan unsur kabupaten/kota secara harmonis. (4) Simbol hanya mengu­lang ikon lama. Padahal Banten punya ke­kayaan ikonografi—dari flora-fauna Ujung Kulon, motif batik Banten, hingga aktifitas budaya. (5) arah pembangunan (visi/misi) kepala daerah.

Menjadi miskin citarasa visual dikare­nakan kita tidak konsisten atas gaya visual yang ajeg (belum adanya visual identity guideline), kemudian lemahnya narai visual, sekadar menempel ikon, bukan mem­­bangun cerita utuh tentang keban­tenan modern.

Jika sejak era kasha dan URIDAB Banten bi­sa menyampaikan pesan besar lewat sim­bol sederhana, maka seharusnya di era modern komunikasi visual lebih kaya lagi. Banten tidak boleh berhenti pada ro­mantisme masa lalu. Saatnya filosofi kebantenan diterjemahkan ke dalam ba­hasa visual kontemporer yang kuat, kon­sisten, dan membanggakan—agar benar-benar menjadi etalase identitas daerah yang berdaya saing. (*)

Penulis adalah Freelance

Graphic Designer

Tags: wacana publik
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Hari Ini, 16 September 2025, Gubernur Banten Hadiri Lepas Sambut Danrem hingga Meeting dengan Dirut KS

Next Post

Begini Cara Klaim Saldo DANA Gratis Rp169.000, Ternyata Sangat Gampang!

Related Posts

Menunaikan Janji, Merawat Marwah, Kado Indah Untuk Madrasah 
Wacana Publik

Menunaikan Janji, Merawat Marwah, Kado Indah Untuk Madrasah 

by Aas Arbi
Selasa, 5 Mei 2026 12:54

Penulis: Ocit Abdurrosyid Siddiq, Ketua FKKMS Provinsi Banten Duduk di tepian Pantai Binuangeun sambil menatap ufuk timur Pantai Karang Seke...

Read moreDetails

Puasa Proses Pembentukan Jati Diri

Puasa Mengikis Kesombongan

Tragedi Administratif Misbahul dan Fenomena Inses Birokrasi dalam Struktur Masyarakat Sipil

Ramadan, Momentum Penyucian Jiwa

Ramadan, Legitimasi Spiritual dan Sosial 

Royal Baroe: Rebranding Pariwisata Kota Serang atau Riasan Semata?

Isra Mi’raj sebagai Kritik Teologis atas Elitisme dan Teknokrasi Indonesia

Isra Mi’raj Meneguhkan Tonggak Spiritual 

Nataru: Refleksi Nilai Kedamaian dan Kekuatan Toleransi Beragama 

Next Post
Begini Cara Klaim Saldo DANA Gratis Rp169.000, Ternyata Sangat Gampang!

Begini Cara Klaim Saldo DANA Gratis Rp169.000, Ternyata Sangat Gampang!

Walikota Tangsel Hadiri Dua Agenda Penting Hari Ini, 16 September 2025

Walikota Tangsel Hadiri Dua Agenda Penting Hari Ini, 16 September 2025

Polres Pandeglang Ramai! Ratusan Calon PPPK Paruh Waktu Urus SKCK

Polres Pandeglang Ramai! Ratusan Calon PPPK Paruh Waktu Urus SKCK

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

SMP Pariskian

SMP Islam Pariskian Kota Serang Bakal Mewisuda 76 Siswa Terbaik Tahun 2025/2026

Minggu, 24 Mei 2026 20:01

Jelang Muktamar XI PB Al-Khairiyah, Dukungan untuk Ali Mujahidin Menguat

Minggu, 24 Mei 2026 17:19

Golkar Kabupaten Tangerang Luncurkan Program Beasiswa Yellow Scholarship

Minggu, 24 Mei 2026 17:09
Golkar Kabupaten Tangerang Rampungkan Muscam Lebih Cepat

Golkar Kabupaten Tangerang Rampungkan Muscam Lebih Cepat

Minggu, 24 Mei 2026 16:53
Motif Pembunuhan Janda di Kebun Cipocok Jaya Kota Serang, Pelaku Disebut Mokondo

Motif Pembunuhan Janda di Kebun Cipocok Jaya Kota Serang, Pelaku Disebut Mokondo

Minggu, 24 Mei 2026 16:52
Puluhan Relawan Dapur MBG di Pandeglang Dites Urine

Puluhan Relawan Dapur MBG di Pandeglang Dites Urine

Minggu, 24 Mei 2026 16:51
SMP Pariskian

SMP Islam Pariskian Kota Serang Bakal Mewisuda 76 Siswa Terbaik Tahun 2025/2026

Minggu, 24 Mei 2026 20:01

Jelang Muktamar XI PB Al-Khairiyah, Dukungan untuk Ali Mujahidin Menguat

Minggu, 24 Mei 2026 17:19

Golkar Kabupaten Tangerang Luncurkan Program Beasiswa Yellow Scholarship

Minggu, 24 Mei 2026 17:09
Golkar Kabupaten Tangerang Rampungkan Muscam Lebih Cepat

Golkar Kabupaten Tangerang Rampungkan Muscam Lebih Cepat

Minggu, 24 Mei 2026 16:53
Motif Pembunuhan Janda di Kebun Cipocok Jaya Kota Serang, Pelaku Disebut Mokondo

Motif Pembunuhan Janda di Kebun Cipocok Jaya Kota Serang, Pelaku Disebut Mokondo

Minggu, 24 Mei 2026 16:52
Puluhan Relawan Dapur MBG di Pandeglang Dites Urine

Puluhan Relawan Dapur MBG di Pandeglang Dites Urine

Minggu, 24 Mei 2026 16:51

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

SMP Pariskian

SMP Islam Pariskian Kota Serang Bakal Mewisuda 76 Siswa Terbaik Tahun 2025/2026

by Haidaroh
Minggu, 24 Mei 2026 20:01

RADARBANTEN.CO.ID — SMP Islam Pariskian akan menggelar wisuda dan perpisahan tahun ajaran 2025/2026 besok, 25 Mei 2026 di Graha Pena...

Jelang Muktamar XI PB Al-Khairiyah, Dukungan untuk Ali Mujahidin Menguat

by Adam Fadillah
Minggu, 24 Mei 2026 17:19

CILEGON, RADARBANTEN.CO.ID – Menjelang pelaksanaan Muktamar XI Pengurus Besar (PB) Al-Khairiyah, dukungan terhadap Ali Mujahidin untuk kembali memimpin organisasi menguat....

Copyright@2021


istanbul escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
esenyurt escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
marmaris escort
izmit escort
bodrum escort
antalya escort
antalya escort bayan

Radar Banten, All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2021 radarbanten.co.id.

empire88empire88raja botak