LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID – Liverpool akan bertandang ke markas Crystal Palace dalam rangka pekan ke-6 Liga Inggris pada akhir pekan ini, Minggu, 27 September 2025.
Pertandingan ini menjadi salah satu laga penting bagi kedua tim yang ingin menegaskan ambisi mereka di awal musim.
Liverpool datang dengan kepercayaan diri usai kemenangan dramatis di kompetisi domestik, sementara Cristal Palace berupaya mempertahankan momentum positif mereka di musim ini.
Kabar terbaru menyebutkan bahwa Liverpool menderita kerugian signifikan di lini belakang. Bek muda mereka, Giovanni Leoni, dipastikan mengalami cedera ACL yang membuatnya harus absen dalam jangka waktu lama. Kondisi ini memaksa pelatih Arne Slot untuk merombak opsi pertahanan dan menjaga konsistensi di sektor lainnya.
Sementara itu, di lini serang Liverpool, nama Federico Chiesa mulai muncul sebagai kandidat starter.
Dalam pertandingan Piala Liga terakhir, Chiesa menunjukkan kontribusi positif dengan dua assist, membuktikan bahwa dirinya bisa menjadi senjata vital dari bangku cadangan. Peluangnya semakin terbuka menyusul absennya Hugo Ekitike akibat kartu merah dalam laga tersebut.
Meski demikian, keputusan untuk menjadikan Chiesa sebagai starter Liverpool belum konklusif.
Arne Slot masih mempertimbangkan opsi pemain depan lain, termasuk Alexander Isak yang juga tengah berada dalam kondisi produktif. Dalam situasi skuad yang terus bergolak, rotasi dan bentuk keberlanjutan performa menjadi pertimbangan utama.
Dari pihak Crystal Palace, kondisi skuad juga tidak sepenuhnya ideal. Beberapa pemain seperti Yeremy Pino dan Ismaila Sarr sempat diragukan kondisinya karena masalah kebugaran, namun kabar terbaru menyebut mereka kemungkinan bisa diturunkan dalam laga ini.
Palace tetap diuntungkan karena mereka relatif stabil di lini tengah dan ofensif, serta tak menghadapi badai cedera besar seperti Liverpool sekarang.
Strategi Palace kemungkinan berupa taktik pertahanan solid dan memanfaatkan transisi cepat, khususnya dengan pemain seperti Daici Kamada dan Mateta yang kerap memberi ancaman dari lini tengah.
Liverpool, di sisi lain, diprediksi akan mencoba menguasai bola dan bermain menekan, sambil memanfaatkan kreativitas dari pemain sayap atau lini kedua. Jika Chiesa diturunkan, bisa jadi ia akan mendapatkan peran pendukung di sisi atau di belakang penyerang tengah.
Faktor cuaca stadion Selhurst Park, kondisi lapangan, dan gaya pressing keras dari tuan rumah juga bisa mempengaruhi alur pertandingan. Liverpool tidak boleh lengah menghadapi tekanan tinggi dari pada pendukung Palace, karena selisih kecil dalam intensitas bisa menentukan hasil akhir.
Peluang Chiesa untuk menjadi starter dalam laga melawan Crystal Palace muncul sebagai kemungkinan realistis. Namun keputusan akhir tetap berada di tangan Arne Slot yang harus menimbang kondisi fisik para pemain, taktik yang paling cocok, dan kondisi lawan.
Laga ini pun akan menjadi kesempatan bagus bagi Chiesa untuk membuktikan kapasitas di Liverpool jika diberi kepercayaan.
Editor: Agus Priwandono











