KOTA TANGERANG, RADARBANTEN.CO.ID-Gubernur Banten, Andra Soni meninjau pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Tangerang, Kamis 2 Oktober 2025.
Andra menyampaikan, di Kota Tangerang saat ini sudah beroperasi sekitar 17 dapur MBG yang melayani ribuan siswa penerima manfaat. Namun, sebagian besar masih dalam proses pengurusan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SHLS).
“Saya sampaikan kepada Ibu Kadis Kesehatan Provinsi maupun Kota, agar membantu proses ini tanpa mengabaikan prosedur. SHLS penting untuk memastikan keamanan pangan, tapi jangan sampai memperlambat pelayanan gizi kepada anak-anak,” ujarnya.
Gubernur menekankan bahwa MBG bukan hanya soal peningkatan gizi, tetapi juga menciptakan dampak ekonomi nyata. Dari hasil tinjauan di dapur SPPG Bambu Oju, ia menemukan sebanyak 47 tenaga kerja dilibatkan, 95 persen di antaranya merupakan warga sekitar.
“Alhamdulillah, mereka yang tadinya tidak punya pekerjaan tetap, kini bekerja di dapur ini dengan mengikuti SOP. Bayangkan kalau ada seribu dapur di Banten, bisa menyerap sekitar 47 ribu tenaga kerja,” ungkap Andra.
Menurut Andra, Pemkot Tangerang sangat terbantu dengan program ini, karena pemenuhan gizi siswa menjadi lebih terjamin. Ia juga menegaskan bahwa hasil peninjauan menunjukkan dapur MBG di Kota Tangerang sudah sesuai standar.
“Bu Ida selaku koordinator dapur wilayah Jakarta–Banten menyampaikan bahwa sarana dapur, alat, dan proses distribusi sudah sesuai SOP. Saya sendiri melihat kondisi dapur, gudang, hingga penyajian makanan yang berjalan baik,” jelasnya.
Andra berharap program MBG semakin maksimal di Banten, khususnya di Kota Tangerang. “Tidak ada yang kusut yang tidak bisa diluruskan, tidak ada yang keruh yang tidak bisa dijernihkan. Pemerintah hadir memastikan program ini berjalan baik, demi gizi anak-anak kita sekaligus membuka lapangan kerja,” tandasnya.
Reporter: Syaiful Adha
Editor: Agung S pambudi











