TANGERANG, RADARBANTEN.CO.ID–Gubernur Banten, Andra Soni melakukan monitoring program Makan Bergizi Gratis (MBG) sekaligus meninjau kondisi bangunan SMA Negeri 14 Kota Tangerang, Kamis 2 Oktober 2025.
Kegiatan berlangsung sekitar pukul 12.30–13.30 di Jalan Pembangunan I, Kelurahan Batusari, Kecamatan Batuceper.
Usai dari sekolah, Gubernur melanjutkan agenda meninjau dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Bambu Oju Resto, Jalan Marsekal Suryadarma, Neglasari, pukul 14.00–15.00 WIB.
Dalam kesempatan itu, Andra Soni menegaskan bahwa pemerintah daerah memiliki tanggung jawab penuh untuk memastikan program MBG berjalan maksimal.
“Kami, kepala daerah, punya tanggung jawab untuk memastikan bahwa program ini berjalan baik dan penerima manfaat betul-betul merasakan perbaikan gizi,” ujarnya di lokasi.
Menurut informasi yang diterimanya, saat ini di Kota Tangerang telah beroperasi sekitar 17 dapur umum MBG, sebagian besar sedang mengurus Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SHLS).
Ia meminta Dinas Kesehatan Provinsi dan Kota membantu proses tersebut tanpa mengabaikan prosedur.
“Program ini besar, baik, dan sangat kita harapkan bisa terus berjalan. Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tangerang juga merasa terbantu dengan pemenuhan gizi untuk anak-anak sekolah,” tambahnya.
Selain berdampak pada pemenuhan gizi, Gubernur menyoroti manfaat ekonomi program MBG. Di dapur SPPG Bambu Oju, ia mendapati kurang lebih 47 tenaga kerja, dengan 95 persen di antaranya merupakan warga setempat.
“Mereka yang tadinya tidak punya pekerjaan tetap, sekarang sudah bekerja mengikuti SOP. Saya membayangkan kalau ada seribu lebih dapur di Banten, artinya bisa menyerap sekitar 47 ribu tenaga kerja,” ungkap Andra.
Ia optimistis, setiap kendala dalam pelaksanaan MBG dapat diselesaikan bersama. “Tidak ada yang kusut yang tidak bisa diluruskan. Program ini bukti nyata pemerintah hadir, bukan hanya soal gizi, tapi juga membuka lapangan pekerjaan,” tandasnya.
Reporter: Syaiful Adha
Editor: Agung S Pambudi











