LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID – Provinsi Banten merayakan Hari Ulang Tahun (HUT)-nya yang ke-25 pada 4 Oktober 2025. Peringatan ini menjadi momentum penting untuk merefleksikan pencapaian serta tantangan pembangunan di berbagai daerah, termasuk di Banten Selatan.
Pemprov Banten mengangkat tema “Kolaborasi Kuat untuk Banten Maju yang Adil dan Merata”.
Di tengah perayaan HUT ke-25 Banten, sejumlah kepala daerah kabupaten dan kota di Banten menyampaikan harapan besar agar Banten terus maju dan pembangunan bisa dirasakan secara merata oleh seluruh lapisan masyarakat.
Wakil Bupati Lebak, Amir Hamzah, menyampaikan apresiasinya terhadap capaian Provinsi Banten sejauh ini. Namun, ia juga menekankan pentingnya pemerataan pembangunan, khususnya di wilayah Selatan Banten.
“Harapan ke depan untuk Banten agar memperhatikan kabupaten di Selatan Banten yang masih tertinggal jauh dengan daerah Banten lainnya, khususnya wilayah Tangerang. Lebak dan Pandeglang harus jadi fokus Pemprov Banten ke depan agar kesenjangan di Banten segera terkikis,” kata Amir kepada RADARBANTEN.CO.ID saat dihubungi melalui telepon, Minggu, 5 Oktober 2025.
Ia berharap, Banten semakin maju dan menjadi daerah yang berkembang. Namun, yang tak kalah penting adalah adanya fokus pembangunan yang merata. Wilayah seperti Lebak harus mendapatkan porsi perhatian yang seimbang.
“Harapan terbesar adalah pembangunan infrastruktur jalan pedesaan. Program Bang Andra sudah tepat sasaran dan sangat dibutuhkan masyarakat.
Untuk ekonomi mendorong investasi ke wilayah Lebak yang sudah siap infrastruktur jalan tol dan kawan industri Cileles,” tuturnya.
Amir menambahkan, Pemprov Banten juga harus mendukung pemekaran dan pembentukan Kabupaten Cilangkahan, agar ada keseimbangan dan kesejahteraan di Banten Selatan.
“Selain itu, pemekaran Kabupaten Cilangkahan agar diprioritaskan, supaya rentang kendali koordinasi pembangunan dan pemerintahan tidak terlalu panjang. Adanya Kabupaten Cilangkahan bisa mempercepat laju pembangunan di Banten Selatan, apalagi jika Kabupaten Cibaliung juga bisa terwujud,” pungkasnya.
Editor: Agus Priwandono











