SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Trafo milik PLN di Jalan Raya Serang-Jakarta, tepatnya di dekat Terminal Pakupatan, Kota Serang, Minggu, 5 Oktober 2025 malam meledak dan menyebabkan aliran listrik di sekitar tempat kejadian terganggu.
Eldi, salah satu pemilik warung di Terminal Pakupatan mengaku, akibat kebakaran tersebut, listrik di sekitar lokasi kejadian sempat terganggu.
“Listrik sempat nyala setelah dua jam kejadian, tapi mati lagi, terus nyala lagi,” kata Eldi, Senin, 6 Oktober 2025.
Sebelumnya, trafo listrik milik PLN yang meledak terbakar membuat satu unit mini bus travel hingga satu unit motor terbakar.
Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 19.00 WIB dan sempat membuat warga sekitar panik.
Beberapa pengendara yang melintas berhenti karena api terlihat membesar dari arah gardu listrik di tepi jalan. Asap tebal membumbung tinggi hingga terlihat dari kejauhan.
Salah satu saksi mata, Opan Kusnawan, menceritakan detik-detik terjadinya kebakaran. Menurutnya, ledakan pertama terjadi di bagian atas trafo.
“Awalnya trafo atas ini meledak satu kali, tapi belum langsung besar. Sekitar 20 menit kemudian meledak lagi di bawah, baru api langsung membesar,” katanya.
Opan menjelaskan, percikan api dari kabel yang terbakar kemudian mengenai mobil travel yang sedang terparkir di dekat lokasi.
“Api langsung nyambar ke mobil. Mobil itu memang lagi parkir, tidak sedang membawa penumpang,” ujarnya.
Mobil yang terbakar diketahui milik salah satu jasa travel. Saat kejadian, kendaraan sedang dalam posisi parkir dan sopirnya tengah beristirahat.
“Mobil ada dua, tapi satu berhasil diselamatkan. Yang satu lagi hangus total,” kata Opan.
Selain mobil, satu unit sepeda motor jenis Honda Beat juga ikut terbakar. Motor tersebut berada di dekat mobil travel yang tersambar api dari percikan trafo.
“Motor Beat satu juga ikut kebakar, posisinya di belakang mobil,” kata Opan.
Editor: Mastur Huda











