KOTA TANGSEL, RADARBANTEN.CO.ID – Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Benyamin Davnie menginstruksikan seluruh perangkat daerah terkait untuk mengantisipasi potensi kebakaran di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Cipeucang pada musim kemarau.
Menurut Benyamin, langkah antisipasi tersebut dilakukan dengan melibatkan Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Dinas Pekerjaan Umum (DPU), serta instansi terkait lainnya.
“Kami juga berkaca pada kejadian kebakaran TPA di beberapa daerah. Karena itu saya telah menginstruksikan Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Pekerjaan Umum, serta perangkat daerah terkait untuk benar-benar mengantisipasi potensi kebakaran di TPA Cipeucang,” kata Benyamin, Rabu 22 Juli 2025.
Menurut Benyamin, salah satu upaya yang akan dilakukan adalah membangun cerobong pembuangan gas metana pada area landfill.
Cerobong tersebut berfungsi mengalirkan gas metana dari dalam timbunan sampah ke udara secara aman sehingga mengurangi risiko terjadinya kebakaran.
“Dengan demikian, apabila ada percikan api atau puntung rokok, tidak sampai memicu kebakaran besar,” ujarnya.
Benyamin mengatakan pembangunan cerobong gas metana ditargetkan dimulai tahun ini di Landfill 1, Landfill 2, dan Landfill 3 TPA Cipeucang.
Ia menjelaskan, saat ini Landfill 1 dan Landfill 2 sudah ditumbuhi rumput serta tanaman yang turut membantu menyerap gas di dalam tanah. Meski demikian, pembangunan cerobong tetap diperlukan sebagai langkah pengamanan tambahan.
Menurutnya, langkah mitigasi tersebut menjadi bagian dari upaya Pemkot Tangerang Selatan menjaga keamanan fasilitas pengelolaan sampah, terutama saat musim kemarau yang berpotensi meningkatkan risiko kebakaran.
Editor Daru











