LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak tengah merevitalisasi Alun-alun Rangkasbitung, ikon kebanggaan masyarakat Kabupaten Lebak.
Proyek yang mulai dikerjakan sejak 26 Agustus 2025 ini menelan anggaran sebesar Rp5 miliar yang bersumber dari APBD Lebak Tahun Anggaran 2025.
Wakil Bupati Lebak, Amir Hamzah, mengatakan bahwa pembangunan alun-alun tersebut ditargetkan selesai akhir tahun ini dan dapat digunakan masyarakat pada Januari 2026.
“Alhamdulillah, saat ini pemerintah daerah sedang melaksanakan pembangunan alun-alun. Insya Allah, alun-alun ini akan dibuka pada bulan Januari 2026, sehingga masyarakat bisa berolahraga, berjalan kaki, dan beraktivitas di sana,” ujar Amir, Minggu (19/10/2025).
Amir menjelaskan, meski di tengah keterbatasan anggaran, Pemkab Lebak tetap berupaya menjawab kebutuhan masyarakat melalui pembangunan yang berorientasi pada fasilitas publik.
“Pemerintah daerah memprioritaskan kebutuhan masyarakat, khususnya infrastruktur jalan dan ruang publik seperti alun-alun ini yang sangat dibutuhkan,” katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Lebak, Irvan Suyatufika, menuturkan bahwa proyek revitalisasi ini ditargetkan rampung pada akhir Desember 2025.
“Kami ingin hasilnya maksimal karena alun-alun ini menjadi wajah kota,” ujarnya.
Irvan menambahkan, alun-alun yang baru nantinya akan memiliki tampilan lebih representatif dan ramah masyarakat.
Ia juga meminta masyarakat untuk bersabar selama proses pembangunan berlangsung.
“Kami harap masyarakat bisa bersabar. Setelah rampung, hasilnya akan bisa dinikmati bersama,” tuturnya.
Proyek ini diharapkan dapat memperkuat fungsi alun-alun sebagai ruang terbuka hijau dan pusat aktivitas sosial masyarakat Rangkasbitung.
Reporter: Nurabidin











