PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Bupati Pandeglang Raden Dewi Setiani menengok Tim SAR Gabungan yang tengah melakukan pencarian dua anak hilang tenggelam di Sungai Ciliman, Desa Karyasari, Kecamatan Sukaresmi, Kabupaten Pandeglang.
Selesai menengok Bupati Pandeglang Raden Dewi Setiani menyambangi rumah duka korban di Kampung Taraju, Desa Karyasari, Kecamatan Sukaresmi, Kabupaten Pandeglang.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran (BPBDPK) Kabupaten Pandeglang Riza Ahmad Kurniawan mengatakan, kalau ia bersama Tim SAR Gabungan sudah stanby dari kemarin.
“Dan tadi kita ditengok oleh Ibu Bupati yang datang meninjau ke lokasi tempat hanyutnya anak,” katanya kepada RADARBANTEN.CO.ID, melalui sambungan telepon selularnya, Minggu, 26 Oktober 2025.
Kedatangan Bupati, memberikan motivasi sebagai bentuk respon dan perhatian yang betul-betul dapat dirasakan oleh Tim SAR Gabungan. Memberikan tambahan semangat.
“Kemudian dari titik lokasi kejadian, Ibu Bupati bergeser ke rumah korban anak hilang. Atas nama Haikal kemudian bergeser ke rumah korban atas nama Habibi,” katanya.
Setibanya di rumah duka, Bupati menyampaikan rasa prihatinnya serta memanjatkan doa terbaik utuk keluarga dan korban. Supaya secepatnya dapat diketemukan.
“Bupati didampingi KSB dari BPBD, Basarnas dan unsur Muspika, memberikan bantuan pangan kepada keluarga korban,” katanya.
Ketika ditanya, bagaimana hasil pencarian korban, Riza menerangkan, kalau proses pencarian korban di hari kedua hasilnya masih nihil. Kedua korban belum ditemukan.
“Sesuai SOP proses pencarian dilanjutkan besok. Tapi malam ini tetap tim kami stanby lokasi bersama Tim SAR Gabungan,” katanya.
Malam ini juga, diungkapkan Riza, Tim terap stanby dan melakukan pemantauan.
“Untuk pencariannya (menggunakan perahu) sesuai SOP itu dilaksanakan dilanjutkan besok. Tapi malam ini tetap dipantau, ya kita stanby nginepnya dekat lokasi kejadian,” katanya.
Koordinator Unit Siaga Basarnas Pandeglang, Galih Prasetyo Kusno Adi mengatakan, hasil pencarian hari ke-dua masih nihil.
“Dua anak dilaporkan hilang tenggelam belum diketemukan. Tadi itu kita melakukan penyisiran kurang lebih empat kilo menggunakan tiga perahu tapi masih nihil,” katanya.
Tiga perahu yang diterjunkan tadi itu dari Basarnas, BPBD PK dan perahu nelayan. Serta dibantu relawan lain dan juga dari TNI dan Polri.
“Jadi Tim SAR Gabungan pada hari Minggu, 26 Oktober 2025 sekira pukul 17.00 WIB sementara menghentikan proses pencarian. Dan baru akan dilanjutkan esok (27 Oktober 2025) pagi hari jam 06.30 WIB,” katanya.
Editor Daru Pamungkas











