SERANG, RADARBANTEN.CO.ID- Anggota DPRD Kabupaten Serang dari fraksi Partai Demokrat, Azwar Anas meninjau kondisi rumah guru ngaji di Kibin, Herman, warga Kampung Selikur, Desa Sukamaju, Kecamatan Kibin.
Herman bersama dengan tiga orang anggota keluarganya sudah 10 tahun tinggal di rumah tidak layak huni. Yakni tinggal di rumah panggung dengan dinding anyaman bambu. Bahkan ada banyak bagian dinding yang sudah jebol dan ditutupi oleh terpal, bahkan rumahnya nyaris roboh.
Anas mengatakan, kunjungan ke rumah guru ngaji di Kibin tersebut dilakukan setelah ia mendapatkan informasi dari masyarakat mengenai kondisi rumah Herman yang nyaris roboh.
Ia pun kemudian berinisiatif untuk mengecek langsung kondisi rumah Herman guna memastikan informasi tersebut. “Ada laporan warga ke kita, tadi kita cek ternyata benar, dia sudah 10 tahun tinggal di rumah itu, artinya tidak ada perhatian dari pemerintah,” katanya, Minggu 26 Oktober 2025.
Ia mengatakan, jika kondisi rumah guru ngaji di Kibin tersebut sudah sangat tidak layak, bahkan hampir roboh. Rumah warga itu merupakan rumah panggung dan materialnya sudah sangat lapuk.
“Sudah mau hancur, rumah panggung kondisinya sangat parah. Banyak yang bocor, atapnya aja dari plastik, sangat parah,” ujarnya.
Ia mengatakan jika Herman berprofesi sebagai guru ngaji dan menjadi juru parkir. Ia mengatakan, hareman tidak mampu memperbaiki rumahnya karena penghasilannya pas-pasan.
Selain itu, ia juga tidak mengajukan program RTLH karena tidak mampu untuk berswadaya membangun rumahnya.
“Karena dananya kurang, nanti sisanya siapa yang nanggung. Makanya kemarin saya bilang, ajuan aja nanti sisanya saya yang nanggung. Akhirnya ia mau mengajukan,” ujarnya.
Anas berharap agar rumah Herman bisa segera dibangun dengan program RTLH yang ada di Pemkab Serang. “Kita sudah dorong ke dinas Perkim, kemarin sudah didata, maksud saya ini jangan sampai terlalu lama direspon. Kalau ada di anggaran perubahan, ini bisa dibangun,” pungkasnya.
Editor Daru Pamungkas











