SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Wakil Gubernur Banten A. Dimyati Natakusumah mengapresiasi kiprah UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten yang telah berusia 63 tahun dan terus menunjukkan perkembangan signifikan.
Menurutnya, peran perguruan tinggi sangat penting dalam menentukan arah kemajuan dan pembangunan daerah.
Wagub menyampaikan hal itu pada Sidang Senat Terbuka dalam rangka Dies Natalis ke-63 UIN Banten di Kota Serang, Senin (27/10/2025), dengan tema “Memadu Tradisi dan Inovasi Menuju Banten dan Daya Saing Global.”
Dalam konteks pembangunan daerah, kata Wagub, UIN dapat berperan aktif dalam pembahasan program-program pembangunan, misalnya dengan ikut membedah APBD, membantu menghitung variabel, indikator, serta menilai output, outcome, benefit, dan impact dari program pemerintah agar manfaatnya bagi masyarakat lebih terukur.
Ke depan, UIN Banten diharapkan memiliki rencana strategis jangka panjang, tidak hanya dalam pembangunan infrastruktur, tetapi juga dalam pengembangan fakultas dan peningkatan kualitas akademik.
“Tujuannya agar UIN Banten terus maju dan berkembang, serta melahirkan lulusan yang mampu menjadi problem solver bagi bangsa dan negara,” ujarnya.
Wagub juga berharap agar generasi muda Banten dapat menempuh pendidikan tinggi di daerahnya sendiri, termasuk di UIN Banten.
“Kini Banten telah memiliki banyak lembaga pendidikan berkualitas yang mampu melahirkan generasi unggul,” tambahnya.
Pada Sidang Senat dalam rangka Dies Natalis ke-63 UIN Banten turut hadir Sekjen Kemenag RI Kamarudin Amin, Kepala Kanwil Kemenag Banten Amrullah, serta perwakilan pemerintah daerah dan perguruan tinggi di Provinsi Banten.
Sekretaris Jenderal Kementerian Agama RI Kamarudin Amin menyatakan, keberadaan UIN Banten tidak hanya sebagai tempat mengajar, belajar, dan meneliti. Kampus harus mampu menunjukkan kontribusi nyata dalam kehidupan bermasyarakat.
“Apa gunanya kita menjadi kampus maju, unggul, dengan banyak guru besar dan doktor, tetapi kontribusinya tidak terasa nyata dalam kehidupan masyarakat?” ujarnya saat menyampaikan orasi ilmiah.
Reporter: Aas Arbi











